CIAMIS, FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya pimpin apel pagi hari pertama masuk kerja pascalibur Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Pendopo, Rabu (25/3/2026).
Herdiat mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Dia berharap, semua ibadah yang telah di laksanakan di terima Allah SWT serta di berikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan bulan Ramadan.
BACA JUGA:
Milangkala Galuh Harus jadi Tonggak Sejarah Perdamaian Dunia
“Atas nama pribadi dan Bupati, Saya mohon maaf lahir bathin,” katanya.
Bupati Ciamis menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang saat ini tengah mengalami defisit cukup besar. Yakni mencapai Rp150 milyar.
“Angka tersebut tergolong tinggi untuk ukuran daerah seperti Ciamis. Terlebih dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih terbatas,” ucapnya.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Herdiat menegaskan, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi seluruh pegawai untuk menurunkan kinerja.
Bupati mengajak seluruh ASN untuk tetap solid, kompak dan semakin bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kita harus tunjukkan bahwa meski dengan segala keterbatasan, kita memiliki semangat kebersamaan yang luar biasa. Kita harus bekerja keras dan berupaya lebih mandiri, tanpa membebani masyarakat,” jelasnya.
Herdiat mendorong seluruh jajaran untuk menggali dan mengoptimalkan potensi daerah guna meningkatkan PAD.
Dia juga memastikan, selama masa kepemimpinannya tidak akan ada kebijakan menaikkan pajak yang memberatkan masyarakat. Mengingat dampak pandemi Covid-19 masih di rasakan hingga beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA:
Tokoh Budaya dan Kabuyutan Hadiri Milangkala Galuh 1414
Periode 2019 hingga 2024 merupakan masa pemulihan pascapandemi. Di mana banyak masyarakat, khususnya pelaku usaha mengalami kesulitan ekonomi.
Sementara periode 2025 hingga 2030 di hadapkan pada kebijakan efisiensi anggaran.
“Jangan sampai kita menyerah atau melempem karena APBD kecil. Ini bukan hanya terjadi di Ciamis, tetapi hampir di seluruh kabupaten/kota di Indonesia,” tegasnya.
(Husen Maharaja)



