spot_imgspot_img
Jumat 13 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

MBG Berkutu di Tasikmalaya Disajikan Dapur SPPG Manggungjaya 2 Rajapolah?

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Menu makanan bergizi gratis (MBG) berkutu yang di terima oleh para pelajar Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Pasanggrahan. Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu kebelakang terus menjadi sorotan publik.

Wakil Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Tasikmalaya, Roni Romansyah menyampaikan bahwa menu MBG berkutu. Yang di terima pelajar MIS Pasanggrahan, dapur yang menyajikannya seharusnya segera di suspend (tutup-red).

“Seharusnya dapur MBG yang di duga dari SPPG Manggungjaya 2 segera di suspend oleh BGN. Dan korwil SPPG Kabupaten Tasikmalaya harus merekomendasikan ke BGN di tutup,” ungkap Roni Romansyah, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Selain Menu MBG Berkutu, Jamuran, Ada Juga Roti Kadaluarsa di Tasikmalaya

Tidak hanya itu, Roni menyarankan Satuan Tugas (Satgas) makan bergizi gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya untuk turun ke MIS Pasanggrahan. Krosceknya bukan ke dapur SPPG di Kecamatan Rajapolah.

“Cek and riceknya ke Sekolah atuh (MIS Pasanggrahan-red) jangan ke dapur SPPG. Kalau ke dapur mah sama aja bohongnya. Coba tanya orangtua murid atau guru,” tegasnya.

Selain itu, Roni meminta aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan. Jangan di sinyalir tidak bergerak dalam mendalami menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah.

“APH harus gerak cepat dong terkait menu MBG berkutu. Giliran ke pedagang kecil APH gercep luar biasa, tapi ke dapur SPPG kesannya santai saja,” ucap Roni Romansyah.

Tasikmalaya@fokusjabar.id
Roni Romansyah bersama keponakan Presiden Prabowo Subianto, Budi Djiwandino.(Istimewa)

MBG, lanjut Roni, merupakan program mulya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Yaitu memberikan gizi terbaik bagi para pelajar untuk jadi generasi emas di tahun 2045 mendatang.

“ini kok malah di kasih makanan yang tidak layak di konsumsi oleh para pelajar. Jangan sampai ini jadi potret penyelewengan program MBG dan ini harus adanya sanksi penutupan,” tuturnya.

Dapur SPPG Harus di Tutup

Terkait menu MBG berkutu di Kecamatan Rajapolah, Roni berharap tidak hanya dapur SPPG yang harus di tutup. Tetapi yang lainnya harus di evaluasi terkait perizinannya.

“Kan banyak juga dapur SPPG di Kabupaten Tasikmalaya tidak mengantongi izin PBG dan IPAL. Mungkin juga SLHS bisa teritung yang memiliki, jadi harus di evaluasi,” ucapnya.

Roni juga menambahkan, bahwa koordinator wilayah SPPG Kabupaten Tasikmalaya semestinya memonitoring juga evaluasi. Terkait dapur MBG yang tidak memiliki izin PBG, IPAL juga SLHS.

“Korwil SPPG sampaikan saja ke BGN secara real situasi dan kondisi di lapangan terkait dapur-dapur SPPG. Dan memang harus adanya evaluasi,” jelasnya.

Baca Juga: Menu MBG Berjamur, Dibenarkan Ketua Komite SDN 2 Leuwibudah Tasikmalaya

Sedangkan, orangtua siswa penerima manfaat dari MIS Pasanggrahan yang namanya enggan di publikasi, membenarkan bahwa ada menu MBG yang berkutu.

“Masalah menu MBG berkutu kan di share ke group MI Pasanggrahan. Ada orangtua murid lainnya juga mengirim bukti makanan berkutu. Bahkan ada yang belatungan juga,” ujarnya.

Sementara, Kepala SPPG Manggungjaya 2, Ipjar saat di tanya terkait MI Pasanggrahan menu MBG-nya di sajikan oleh dapur Manggungjaya 2?.

“Iya kang,” jawabnya singkat melalui sambungan WhatAap.

(Zaenal Mutaqin)

spot_img

Berita Terbaru