spot_imgspot_img
Minggu 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Menang Aklamasi, Cecep Nurul Yakin Kembali Nakhodai PPP Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hotel Mandalawangi menjadi saksi kembalinya Cecep Nurul Yakin menduduki kursi kepemimpinan DPC PPP Kabupaten Tasikmalaya periode 2026–2031. Dalam Forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung Sabtu (18/4/2026), seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) secara bulat memilih Bupati Tasikmalaya tersebut secara aklamasi.

Keputusan tanpa proses voting ini membuktikan soliditas partai berlambang Ka’bah di Kabupaten Tasikmalaya masih sangat kokoh. Para kader menilai rekam jejak serta kedekatan Cecep dengan akar rumput sebagai alasan utama untuk mempertahankannya sebagai nakhoda partai.

Baca Juga: Penyanyi Cilik Tasikmalaya Candice Ama Ukir Prestasi di Spotify

Pasca penetapan, tim formatur yang terdiri dari tujuh orang utusan PAC, DPC, DPW, dan DPP langsung bergerak cepat menyusun struktur pengurus. Mereka memikul tugas krusial untuk menentukan posisi Sekretaris dan Bendahara yang akan mendampingi Cecep selama lima tahun ke depan.

Tanggung Jawab Besar dan Strategi 2029

Dalam pidato kemenangannya, Cecep menegaskan bahwa mandat ini merupakan tanggung jawab besar, bukan sekadar ajang euforia. Ia berkomitmen menjaga kebersamaan agar PPP semakin bermanfaat bagi masyarakat luas.

Guna menghadapi kompleksitas politik masa depan, Cecep telah menyiapkan empat pilar strategi utama:

  1. Konsolidasi Total: Merapikan barisan organisasi dari tingkat kabupaten hingga ke desa.
  2. Penguatan Basis Pesantren: Menjaga marwah PPP sebagai partai yang dekat dengan ulama.
  3. Gaet Pemilih Muda: Melakukan pendekatan inovatif untuk merebut hati Generasi Z dan Milenial.
  4. Mesin Partai 2029: Menyiapkan infrastruktur politik sejak dini demi memenangi Pemilu mendatang.

Pesan Tegas dari DPP dan DPW

Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan Amir Uskara, memberikan pesan menohok agar kader di daerah tidak terpengaruh oleh dinamika elit di Jakarta maupun isu-isu spekulatif. Ia meminta seluruh kader fokus bekerja untuk rakyat dan mengakhiri perdebatan soal legalitas setelah SK resmi terbit.

“Kader harus taat kepada institusi partai, bukan kepada personal. Jika masih terjebak soal kubu-kubuan, berarti mereka belum selesai dengan masa lalu,” tegas Fauzan.

Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, meminta pengurus baru nanti untuk merancang program yang realistis dan “membumi”. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 mampu mengeksekusi rencana kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat di lapangan. Dengan tuntasnya Muscab ini, PPP Kabupaten Tasikmalaya resmi memasuki babak baru untuk kembali menjadi kekuatan dominan di Jawa Barat.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru