spot_imgspot_img
Minggu 19 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Gugur Saat Selamatkan Siswi, Pemprov Jabar Beri Penghargaan Atas Keberanian Satpam Banjaran

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Aksi kepahlawanan Agus Sutisna (52), seorang petugas keamanan di SMAN 1 Banjaran, Kabupaten Bandung, meninggalkan duka sekaligus kekaguman mendalam di hati publik. Agus mengorbankan nyawanya saat berupaya menyelamatkan seorang siswi yang terseret arus deras Sungai Cibanjaran, Rabu (15/4/2026) sore.

Peristiwa memilukan ini bermula sekitar pukul 15.42 WIB saat korban melihat seorang siswi terbawa arus sungai. Tanpa ragu, Agus langsung terjun ke air untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, kondisi sungai yang sedang meluap dan arus yang sangat kuat justru menyeret tubuhnya hingga menghilang dari pandangan warga.

Baca Juga: Konferensi Asia Afrika, Peran Vital Kota Bandung dalam Sejarah Diplomasi Internasional

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan segera menyisir aliran sungai secara intensif. Setelah berjuang melawan derasnya arus dan material sungai selama satu hari, petugas akhirnya menemukan jasad Agus pada Kamis (16/4/2026). Titik penemuan jasad berada beberapa kilometer dari lokasi awal, yang menggambarkan betapa dahsyatnya terjangan air saat kejadian.

Kepedulian Pemerintah dan Santunan

Keberanian Agus mencerminkan nilai kemanusiaan yang sangat tinggi. Hal ini memantik perhatian langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Sebagai bentuk apresiasi dan empati, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Tim dari BAZNAS Jawa Barat akan menyampaikan santunan senilai Rp35 juta untuk keluarga almarhum sore ini pukul 15.00 WIB,” tutur Dedi Mulyadi melalui kanal YouTube pribadinya, Sabtu (18/4/2026).

Dalam sebuah percakapan melalui video call, istri almarhum, Leni, tak kuasa membendung air mata saat menerima kabar bantuan tersebut. Di tengah tangisnya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Dedi Mulyadi atas kepedulian pemerintah terhadap nasib keluarganya.

Inspirasi Tentang Kepedulian

Dedi Mulyadi justru menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga almarhum. Ia menilai Agus telah memberikan contoh nyata tentang pengorbanan diri demi kepentingan dan keselamatan orang lain.

“Saya justru berterima kasih kepada Ibu atas pengorbanan suami Ibu. Beliau telah mengorbankan dirinya demi membantu orang lain,” ungkap Dedi menenangkan Leni.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan besarnya risiko tindakan penyelamatan di lingkungan berbahaya. Meski harus berakhir dengan duka, jejak pengabdian Agus Sutisna akan selalu menjadi inspirasi tentang arti ketulusan dan keberanian dalam menolong sesama di tengah kondisi darurat.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru