spot_imgspot_img
Sabtu 7 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PPNI Tasikmalaya Tebar Kepedulian Ramadan, Santuni Anak Yatim dan Lansia

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengurus dan anggota Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tasikmalaya menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan ke berbagai lembaga sosial dan keagamaan selama Ramadan 1447 Hijriah.

Para perawat tersebut mendatangi sejumlah panti asuhan, yayasan anak yatim, panti jompo, rumah tahfidz Al-Qur’an, hingga pondok pesantren di wilayah Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menebarkan nilai kemanusiaan sekaligus mencari keberkahan di bulan suci.

Baca Juga: Ini Tahun Terakhir PKL Boleh Jualan di HZ Mustofa Tasikmalaya Jelang Lebaran 2026

Salah satu kegiatan berlangsung di Panti Sosial Asuhan Anak Az Zahra yang berlokasi di Jalan BKR, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (7/3/2026). Para perawat berkumpul bersama anak-anak panti, berinteraksi, serta memberikan santunan secara langsung.

Dalam kesempatan tersebut, PPNI menyalurkan paket sembako dan uang saku kepada anak-anak panti. Para perawat juga memberikan doa serta motivasi agar mereka tetap sehat, semangat, dan optimis menjalani masa depan.

Ketua DPD PPNI Kota Tasikmalaya, Arif Prianto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial para perawat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Hari ini kami ingin menebar kebaikan dengan mendatangi sejumlah lembaga sosial sambil menyalurkan santunan,” ujar Arif, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, para perawat menyebar ke beberapa lokasi seperti panti asuhan, yayasan anak yatim, pondok pesantren, serta rumah tahfidz untuk memberikan bantuan berupa sembako dan uang saku.

Bentuk Empati dan Kepedulian PPNI Tasikmalaya

Arif menjelaskan, kegiatan sosial seperti ini rutin terlaksana oleh PPNI sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap sesama. Khususnya terhadap anak-anak yatim dan para lansia.

“Kami hadir sebagai bentuk pengabdian perawat kepada masyarakat. Perawat tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial untuk membantu sesama,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial, terutama karena berlangsung di bulan suci Ramadan.

Tahun ini, kegiatan santunan terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-52 PPNI.

Arif menegaskan, keberadaan organisasi perawat tidak hanya memberi manfaat bagi anggotanya, tetapi juga harus memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

Ia menambahkan, banyak anak di panti asuhan berasal dari keluarga kurang mampu atau tidak memiliki orang tua. Sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

“Kami ingin memberi semangat kepada mereka agar tetap sabar dan terus berjuang meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, PPNI berharap kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat serta semakin banyak pihak yang tergerak membantu sesama.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru