spot_imgspot_img
Sabtu 25 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Farhan Gaspol Benahi Bandung, Sinergi dengan Pemprov Jabar Diperkuat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, terus menggeber pembenahan kota dengan memprioritaskan sektor kebersihan dan perbaikan infrastruktur. Langkah ini mendapat dukungan penuh melalui sinergi strategis antara Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).

Farhan mengungkapkan bahwa koordinasi intensif dengan Penjabat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah menghasilkan kesepakatan konkret. Pemprov Jabar berkomitmen memberikan bantuan personel guna memperkuat tim kebersihan di lapangan yang saat ini jumlahnya masih terbatas.

Baca Juga: Anggaran Pengangkutan Nyaris Habis, Muhammad Farhan Sebut Bandung Terancam Krisis Sampah

“Kami sangat bersyukur atas dukungan ini. Saat berdiskusi, beliau menawarkan bantuan penambahan tenaga setelah mengetahui bahwa efektivitas petugas kebersihan kami masih kurang,” ujar Farhan di Teras Sunda Cibiru.

Pembagian Tugas dan Penambahan Personel

Dalam kolaborasi ini, Pemprov Jabar mengambil tanggung jawab penuh untuk menangani penyapuan di seluruh ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Kota Bandung. Guna mendukung efektivitasnya, provinsi menerjunkan sedikitnya 130 personel pasukan sapu tambahan untuk membantu petugas kota.

Farhan juga menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari camat hingga lurah, untuk terjun langsung memantau lapangan setiap Minggu pagi. Upaya ini bertujuan memetakan titik-titik krusial yang membutuhkan penanganan cepat.

“Sejak 19 April, kami rutin memantau lapangan setiap Minggu subuh. Jika minggu lalu kami menyasar 46 titik, minggu ini kami menargetkan penuntasan di 181 titik di seluruh penjuru kota,” tegas Farhan.

Fokus Perbaikan Infrastruktur

Selain masalah sampah, Farhan menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung akan memperbaiki infrastruktur secara bertahap. Ia menetapkan skala prioritas yang dimulai dari perbaikan jalan utama, penataan trotoar, hingga pengamanan lubang galian utilitas.

Bagi Farhan, indikator kesuksesan pembangunan kota tidak hanya terletak pada kelancaran arus kendaraan bermotor. Ia menekankan bahwa keamanan serta kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda menjadi standar tertinggi dalam pencapaian tata kota yang baik.

“Pencapaian tertinggi kami adalah ketika pejalan kaki dan pengguna sepeda sudah merasa aman saat melintasi jalanan Bandung,” imbuhnya.

Sinergi Tanpa Hambatan

Menutup pernyataannya, Farhan memastikan hubungan kerja sama antara Pemkot Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap harmonis. Ia menilai perbedaan gaya komunikasi antar-pimpinan tidak menjadi penghalang selama kedua belah pihak memiliki visi yang sama dalam membangun daerah.

“Hal terpenting adalah kami bisa terus bekerja sama demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru