spot_imgspot_img
Rabu 25 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jangan Salah Kaprah, Ini Mitos vs Fakta Seputar Puasa

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Berbagai informasi tentang puasa kembali ramai di perbincangkan. Sebagian sudah sesuai dengan ajaran agama dan pengetahuan medis. Namun tidak sedikit pula yang hanya beredar sebagai asumsi tanpa dasar yang jelas.

Kepercayaan yang berkembang dari lingkungan sekitar sering kali di terima begitu saja. Padahal, pemahaman yang kurang tepat bisa menimbulkan keraguan saat menjalankan ibadah.

BACA JUGA:

Apakah Gosok Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasannya

Meluruskan perbedaan antara mitos dan fakta menjadi penting agar puasa di jalani dengan keyakinan dan tetap menjaga kesehatan tubuh.

Berikut sejumlah mitos dan fakta yang kerap muncul di tengah masyarakat:

  1. Mitos: Mandi pada siang hari membatalkan puasa.

Fakta: Aktivitas mandi tidak memengaruhi keabsahan puasa selama air tidak tertelan melalui mulut atau hidung.

2. Mitos: Menelan ludah membuat puasa batal.

Fakta: Air liur merupakan cairan alami tubuh. Menelannya secara wajar tidak membatalkan puasa kecuali jika bercampur dengan zat lain dan di sengaja.

3. Mitos: Berolahraga saat puasa berbahaya bagi tubuh.

Fakta: Olahraga ringan hingga sedang tetap dapat dilakukan. Terutama menjelang atau setelah berbuka dengan memperhatikan kondisi fisik dan kecukupan cairan.

4. Mitos: Sahur boleh di lewatkan tanpa dampak berarti.

Fakta: Sahur sangat di anjurkan karena membantu menyediakan energi agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

5. Mitos: Puasa otomatis menyebabkan kekurangan nutrisi.

Fakta: Asupan gizi tetap bisa tercukupi jika menu sahur dan berbuka di susun seimbang dan tidak berlebihan.

6. Mitos: Menyikat gigi di siang hari membatalkan puasa.

Fakta: Membersihkan gigi di perbolehkan selama tidak ada air atau pasta gigi yang masuk ke tenggorokan.

7. Mitos: Berbuka harus dengan makanan manis dalam jumlah banyak.

Fakta: Makanan manis dapat membantu memulihkan energi, namun konsumsi berlebihan justru berisiko bagi kesehatan.

Dengan memahami fakta yang benar, umat Islam dapat menjalankan puasa tanpa di bayangi kekhawatiran yang tidak berdasar.

Informasi yang akurat membantu menjaga keseimbangan antara kepatuhan terhadap syariat dan perhatian terhadap kesehatan selama Ramadan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru