spot_imgspot_img
Rabu 25 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Selama Ramadan Santri Idrissiyyah Tasikmalaya, Kultum Setelah Sholat Dzuhur

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Selama bulan suci ramadan 1447 H, santi dan santriwati Pesantren Tarekat Idrisiyyah, mengisi kegiatan dengan menyampaikan kuliah tujuh menit (Kultum) setelah sholat dzuhur berjamaah di Masjid Al-Fatah, Jalan Pagendingan Desa Jatihurip Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Tujuan dari kegiatan kultum ramadan santri dan santriwati Idrisiyyah yaitu untuk melatih public speaking juga belajar menyampaikan ilmu yang telah di pelajari di pondok pesantren Tarekat Idrisiyyah.

Hal tersebut di sampaikan, Deputy CEO Bidang Pendidikan Idrisiyyah Tasikmalaya, Ustadz Adang Nurdin M.S. Menurutnya, kegiatan kultum santri dan santriwati. Materinya yang di sampaikan adalah ilmu tauhid, fikih dan tasawuf.

Baca Juga: Menjadi Seorang Guru, Pendidik dan Motivator

“Kegiatan kultum santri dan santriwati Pondok Pesantren Tarekat Idrisiyyah di laksanakan selama bulan suci ramadan 1447 Hijriyah, setiap ba’da sholat dzuhur berjamaah,” ungkap Ustadz Adang Nurdin, Rabu (25/2/2026).

Jadi, lanjutnya, kegiatan kultum supaya santri dan santriwati mempersiapkan dan kembali mengulang pembelajaran yang telah di pelajari.

“Yang telah menyampaikan Kultum dari santriwati di antaranya Zakiatunnisa Oktifany dan Alya Putri Yusuf denga judul ‘cari cinta illahi dari jejak sang nabi’,” jelasnya.

Selanjutnya, yaitu M Saputra Jasim dengan tema menghargai nikmat dan meningkatkan iman di bulan Ramadhan. Jadi, kata Ustadz Adang Nurdin, semua perwakilan santri dan santriwati tiap angkatan untuk menyampaikan Kultum.

“Semoga di bulan ramadan yang penuh berkah dan pengampunan ini, kita semuanya dalam melaksanakan ibadah saum senantiasa selalu ada dalam lindungan Allah SWT, Amiin ya robal alamin,” tuturnya.

Meningkatkan Kecintaan Kepada Allah SWT

Selain itu, Ustadz Adang Nurdin juga menjelaskan bahwa, ada dua cara untuk lebih meningkatkan kecintaan terhadap Allah SWT. Di bulan ramadan yang penuh berkah dan pengampunan.

Baca Juga: Guru Harus Bisa Belajar Dengan Mau Mendengarkan Peserta Didik

“Yaitu, pertama kita semua harus mengenali Allah SWT dengan cara belajar dan hadir melalui rutinitas pengajian. Juga untuk selalu mendekatkan diri dengan ulama yang di yakini ma’rifatullah (Mengenal Allah SWT),” jelasnya.

Yang kedua, kata Ustadz Adang Nurdin, yaitu dengan cara membersihkan hati. Supaya qalbunya pantas dan layak di tumbuhi kecintaan kepada Allah SWT.

“Di bulan suci ramadan ini, semoga kita semuanya mendapatkan Maghfirah juga mampu melawan segala bentuk hawa nafsu dunia. Yaitu dengan selalu mengingat Allah SWT, amin ya robalalamin,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

spot_img

Berita Terbaru