spot_img
Jumat 4 April 2025
spot_imgspot_img

Lonjakan Wisatawan di Bandung Saat Lebaran Diprediksi Capai 1 Juta Orang

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memprediksi jumlah wisatawan yang berkunjung ke kota ini selama libur Lebaran 2025 mencapai satu juta orang. Arus wisatawan diperkirakan mulai memadati Bandung dalam tujuh hari ke depan, dengan rata-rata kunjungan harian mencapai 150.000 hingga 200.000 orang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa para wisatawan yang datang bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Baca Juga: Mudik Lebaran, 17.893 Penumpang Naik KA Daop 2 Bandung

“Saya perkirakan dalam tujuh hari ke depan akan ada sekitar satu juta wisatawan yang datang ke Bandung, baik yang menginap maupun yang sekadar berkunjung,” ujar Farhan usai meninjau Kebun Binatang di Jalan Tamansari, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (1/4/2025).

Farhan mengajak warga Bandung untuk menyambut para wisatawan dengan ramah serta menjaga ketertiban kota. Menurutnya, kehadiran wisatawan berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

“Mari kita sambut mereka dengan penuh keramahan. Masih banyak hal yang bisa kita perbaiki, namun jika setiap warga berkontribusi, sekecil apa pun, Bandung akan semakin nyaman bagi semua orang,” tambahnya.

Namun, lonjakan wisatawan juga berdampak pada peningkatan volume sampah. Sebelum salat Idulfitri, Pemkot Bandung mencatat adanya pengurangan sampah di titik-titik Pedagang Kaki Lima (PKL) hingga 50 ton dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, target pengosongan tempat pembuangan sementara (TPS) sebanyak 70% belum tercapai, dengan realisasi hanya sekitar 59,63%.

Farhan Minta Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan

Farhan pun mengimbau wisatawan agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan selama berkunjung ke Bandung.

“Saya ingin mengingatkan kepada para wisatawan, tolong bertanggung jawablah terhadap sampah Anda. Masukkan sampah ke tempat yang telah tersedia, atau jika memungkinkan, bawa pulang ke rumah masing-masing. Saat ini, kami tidak memiliki cukup tenaga dan waktu untuk menangani sampah yang dibuang sembarangan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga mencermati tingkat hunian hotel yang lebih rendah dari tahun sebelumnya. Hal ini menjadi perhatian serius karena sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami akan mengevaluasi kunjungan wisata setiap minggu. Target PAD dari sektor pariwisata harus tetap tercapai, meskipun ada penurunan jumlah wisatawan yang menginap di hotel,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru