JAKARTA,FOKUSJabar.id: Ketua Umum (Ketum) Tani Merdeka hasil kongres pertama di Semarang Jawa Tengah (Jateng), Sudaryono di lantik menjadi Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI) di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (18/7/2024).
Sudaryono di lantik menggantikan Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wamentan RI sebelumnya.
BACA JUGA:
Tani Merdeka Jabar Dilantik, Prabowo-Gibran Menang 1 Putaran
Sudaryono merupakan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah dan Ketum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (Papera).

Tani Merdeka itu sendiri di gagas Prabowo Subianto sebagai penyempurnaan dari organisasi pertanian yang ada sebelumnya.
Dalam kongres pertama Tani Merdeka di Semarang di lantik juga beberapa DPW. Di antaranya, Provinsi Aceh, Sumut, Lampung, Jateng, DIY dan Jawa Barat (Jabar).
Wamentan RI mengatakan, Diia akan berupaya untuk menambah produktivitas pangan dengan melakukan sejumlah langkah strategis. Di antaranya, food estate, intensifikasi, pipanisasi, pompanisasi dan peningkatan lahan.
Sektor pertanian merupakan sektor vital yang harus terus di tingkatkan demi mewujudkan bidang pangan Indonesia berdaulat.
Menurutnya, tugas yang di embannya tidak ringan. Untuk itu, Dia meminta dukungan dari masyarakat.
BACA JUGA: Petani Sukaluyu Garut Siap Menangkan Prabowo-Gibran
“Mohon doa dan dukungan untuk tugas yang tidak ringan ini,” katanya.
Ketua Tani Merdeka Provinsi Jabar, Yudi Setia Kurniawan menilai, pengangkatan Sudaryono adalah kejutan luar biasa.
“Di Semarang Kita sama-sama di lantik. Kemarin Mas Sudaryono tiba-tiba di lantik menjadi Wamentan RI. Ini kejutan luar biasa,” kata Yudi kepada FOKUSJabar, Sabtu (20/7/2024).
Menurutnya, DPW Tani Merdeka Jabar akan menjadi partner pemerintah mencarikan solusi soal masalah pertanian. Di antaranya, kelangkaan pupuk, bibit dan stabiltas harga pertanian.
BACA JUGA: Burhanudin Muslim : Prabowo-Gibran Menang, Petani Sejahtera
“Insya Allah, Kami siap berjuang bersama pemerintah dalam menanggulangi kelangkaan pupuk, bibit dan masalah pertanian lainya. Kami akan jadi mitra pemerintah,” pungkasnya.
(Bambang Fouristian)


