spot_imgspot_img
Sabtu 9 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tolak Dinasti Politik, Ribuan Gen Z Bergaung dalam Deklarasi Pemuda Gama

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ribuan Pemuda Kota Bandung deklarasikan dukungan untuk Paslon 3 Ganjar-Mahfud lewat acara bertajuk Deklarasi Pemuda Gama Kota Bandung yang digelar di Gedung Wisma Bungsuna Dewi, belum lama ini.

Pemuda yang didominasi oleh Gen Z tersebut menghindari adanya isu terkait disnasti politik. Karena itu, mereka berharap dengan adanya deklarasi tersebut dapat menjadi wadah untuk menggaungkan pemilu bersih demi masa depan Indonesia yang lebih baik.

BACA JUGA: Lestarikan Tradisi Sunda, Titimangsa Hadirkan Pagelaran Seni “Sukabumi 1980”

Hal itu pula yang diungkapkan oleh salah seorang orator pada Deklarasi Pemuda Gama, Fadil Muhamad Latif. Terlebih diakuinya, generasi muda yang tergabung dalam generasi milenial serta Gen Z memiliki suara yang signifikan.

“Ganjar- Mahfud adalah pilihan tepat untuk pemuda milenial dan Gen Z karena banyak inisiasi di luar sana yang berbicara kepentingan dunia politik dan sebagainya. Akan tetapi Ganjar-Mahfud adalah pasangan yang tepat untuk menghindari korupsi dan nepotisme serta politik dinasti,”kata Fadil Selasa (12/12/2023).

Fadil menyebut, deklarasi Pemuda Gama sekaligus edukasi untuk pemuda Kota Bandung agar tidak salah dalam memilih capres dan cawapres.

BACA JUGA: Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok Jelang Akhir Tahun, Pemkot Gelar Pasar Murah di Antapani dan Bojongloa Kidul

“Disini juga kita berbagi terkait seperti apa teknis pemilu 2024 mendatang. Intinya jangan sampai tidak tau dan mudah dibisikan informasi yang menyimpang, terutama pada masa kampanye ini,”katanya.

Sementara itu, Ketua Pemuda Gama yang juga Ketua Pelaksana acara, Porta Kabayan mengatakan, deklarasi dukungan kepada pasangan Ganjar-Mahfud  yang dilakukan tersebut sekaligus merupakan bentuk penolakan terhadap politik dinasti.

“Ini murni kepedulian kita pemuda Kota Bandung yang menginginkan pemimpin masa depan yang berniat menyejahterakan rakyat tanpa korupsi dan nepostisme.

Dari tiga calon punya visi yang sangat bagus, tapi kita tidak ingin politik yang penuh pencitraan atau hal-hal lain yang hanya untuk rekayasa dan kita menolak dinasti politik,”ujarnya.

Menurutnya, politik dinasti dan nepotisme merupakan awal dari potensi KKN jika dikemudian hari capres dan cawapres yang melakukan hal tersebut menang dalam Pilpres.

“Adanya nepotisme dimana ada cawapres masuk ke kancah pencalonan dengan cara yang tidak baik, harus kita lawan dan kita buktikan dengan deklarasi ini kita ingin  pemimpin yang sesuai demokrasi,”ucapnya.

Porta membantah jika deklarasi Pemuda Gama itu disponsori dan didanai oleh partai politik demi kepentingan politik satu kelompok.

“Tidak ada sedikitpun kaitannya dengan parpol tidak ada support dari parpol manapun baik yang berkoalisi maupun dari luar koalisi, sama sekali tidak ada, ini swadaya dari kami pemuda,” katanya.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru