spot_imgspot_img
Minggu 10 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dalang Wayang Kulit di Desa Kertajaya Ciamis Butuh Peran Pemerintah 

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Seorang dalang wayang kulit asal Desa Kertajaya Kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar), Widodo Karsono mengaku sudah 14 tahun menggeluti dunia perwayangan.

Dia sudah sering manggung keluar wilayah. Bahkan keluar pulau (Kalimantan, Lampung, Bengkulu dan Bali).

BACA JUGA: Weekend Perdana di Bulan Agustus, Objek Wisata Pangandaran Ramai Dikunjungi Wisatawan

Widodo mengaku prihatin dengan perkembangan zaman. Pasalnya, wayang kulit sudah hampir punah terlebih dikalangan milenial.

“Saya sangat prihatin. Mudah-mudahan generasi penerus bisa melestarikan budaya. Kalau wawasanya kurang, bisa konsultasi ke sini,” katanya.

“Jangan sampai seni wayang kita punah apalagi diklaim negara lain seperti seni reog Ponorogo,” Dalang Wayang Kulit ini menambahkan.

Maka dari itu, peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk membantu melestarikan budaya kearifan lokal. Salah satunya, seni wayang kulit.

BACA JUGA: 32 Siswa tidak Bisa Baca Tulis, Kadisdikpora Pangandaran Datangi SMPN 1 Mangunjaya

“Saya butuh dukungan dari pemerintah setempat. Kalau bahasa Jawanya handar bene (punya rasa memiliki) karena intinya kita harus mengembangkan budaya kearifan lokal,” ucap dia.

Kepala Desa Kertajaya, Mujiono mengaku bangga dengan adanya dalang wayang kulit di lingkunganya.

Ia berjanji bakal melestarikan budaya kearifan lokal (Wayang). Pasalnya, wayang adalah bentuk syiar penyebaran agama Islam di Indonesia yang dibawa oleh Sunan Kalijaga.

“Saya berharap dapat perhatian dari Pemkab Ciamis untuk mengangkat dan melestarikan seni dan budaya wayang yang ada di Desa Kertajaya,” pungkasnya.

(Sajidin/Anthika Asmara) 

spot_img

Berita Terbaru