spot_imgspot_img
Senin 27 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lab Intibios Tingkatkan Layanan Kesehatan di Kota Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar. id: Fasilitas kesehatan di Kota Bandung bertambah dengan hadirnya Lab Intibios di Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, bertambahnya fasilitas kesehatan di Kota Bandung dapat meningkatkan pelayanan Pemkot Bandung menjadi semakin baik. Dengan begitu, masyarakat bisa terlayani dengan maksimal.

“Alhamdulillah faskes di Bandung terus bertambah. Mudah-mudahan pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin baik,” kata Yana usai menghadiri peresmian Klinik Lab Intibios di Jalan Merdeka Kota Bandung Jabar Selasa (15/3/2022).

BACA JUGA: CONNECTI:CITY 2022 Jawa Barat Promiskan Ekonomi Kreatif

Menurutnya, fasilitas kesehatan yang berada di Lab Intibios ini sudah cukup baik.

“Cukup lengkap (fasilitasnya). Untuk general check up juga bisa dilakukan di sini. Terus ada beberapa pelayanan kesehatan bisa dilakukan (di sini),” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali mengatakan, bahwa sistim kesehatan di Indonesia masih lemah. Hal itu didapatkan dari hasil evaluasi adanya Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak tahun 2020 lalu.

“Dengan pandemi kita sadar bahwa sistem kesehatan kita lemah, Presiden menyampaikan kita harus mereformasi ekosistem pengelolaan kesehatan,” kata Zainuddin usai meresmikan Intibios Lab Outlet Bandung.

Menurutnya, perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak dalam mereformasi sistem kesehatan di Indonesia.

“Pemerintah sangat mengapresiasi kepada peran masyarakat seperti ini, Pak Enggartiasto seorang pengusaha Besar dan masih masih memikirkan tentang kesehatan masyarakat, karena tidak mungkin menyerahkan semua kepada pemerintah. Kehadiran Intibios menjadi tanda bahwa kalangan masyarakat luas sudah mulai banyak yang terlibat untuk memikirkan Kesehatan,” kata dia.

Sementara itu, Founder Intibios Lab, Enggartiasto Lukita mengatakan, Intibios Lab, Klinik, dan Farmasi awalnya digagas dengan tujuan untuk membantu pemerintah dalam memutuskan mata rantai Covid-19 sebagai penyedia tes Covid-19. Seiring berjalannya waktu, Intibios bertransformasi menjadi sebuah penyedia layanan Lab, Klinik, dan Farmasi yang tak hanya bertujuan memutuskan mata rantai Covid-19 tapi juga pemulihan ekonomi Indonesia.

“Pencegahan lebih baik daripada pengobatan, itu cita-cita kami, ekonomi tidak mungkin bangkit dan pulih tanpa masyarakat yang sehat dan kuat,” kata Enggartiasto.

Menurutnya, Intibios memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan memiliki peralatan medis terbaik. Meski begitu, hadirnya Intibios diutamakan untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat terhadap kesehatan.

“Kami berterima kasih kepada putra putri terbaik, dokter spesialis terbaik, dan beliau mengatakan saya tidak mengutamakan treatment atau terapi, tetapi bagaimana mensosialisasikan untuk kita melakukan pencegahan. Ini sedikit kontribusi kami, kehadiran kami untuk pemulihan dan kebangkitan ekonomi nasional,”ucapnya.

Di lokasi yang sama, Direktur Utama Intibios, Rio Abdurahman Intibios telah tersebar di 18 Kota.

“Sudah ada 35 outlet yang hadir di tengah masyarakat, Pak Enggartiasto mendorong agar kita membuka di berbagai macam kota, untuk memberikan layanan kesehatan ke masyarakat banyak,” kata Rio.

BACA JUGA: Guru Besar Unpar Profesor Asep Warlan Yusuf Meninggal Dunia

Rio menuturkan, setiap outlet Intibios memiliki kekhasan di setiap Kota. Kekhasan tersebut didukung dengan SDM terbaik di bidangnya.

“Di Kota Bandung, selain ada lab medical check up dan lainnya ke depan juga ada apotek dan farmasi, ke depan juga ada spesialisasi di women imaging. Ada dokter Harri Sukarsih konsultan payudara beliau satu-satunya di Jabar dan ada di Intibios,”  ujarnya. 

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara) 

spot_img

Berita Terbaru