spot_imgspot_img
Minggu 26 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Lalai Perbaiki Bekas Galian, Farhan Ancam Putus Jaringan Utilitas di Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melayangkan ultimatum keras kepada para penyelenggara jaringan utilitas yang membiarkan bekas galian terbengkalai. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengancam akan menjatuhkan sanksi berat hingga pemutusan jaringan jika pihak pengelola tidak segera melakukan perbaikan permanen.

Farhan mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan Surat Peringatan (SP) 2 kepada Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) terkait pekerjaan kabel di wilayah kota. Ia memastikan pemerintah tidak akan ragu mengambil langkah lebih ekstrem jika peringatan tersebut tetap tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: Mudzakarah Nasional III ANNAS di Bandung, Ini yang Disorot

“Peringatan kami sudah masuk tahap SP2. Jika SP3 terbit dan mereka masih abai, kami akan mengambil tindakan tegas demi melindungi kepentingan publik,” ujar Farhan, Minggu (26/4/2026).

Ancaman Pemutusan Jaringan

Pemkot Bandung menyiapkan opsi pemutusan jaringan sebagai bentuk efek jera bagi perusahaan yang mengabaikan tanggung jawab pemulihan jalan. Selama ini, masyarakat sering mengeluhkan bekas galian yang menyebabkan jalanan berlubang dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara motor, pesepeda, serta pejalan kaki.

Farhan menegaskan bahwa pemerintah tidak memberikan toleransi bagi setiap proyek pembangunan yang tidak mengembalikan kondisi aspal secara optimal sesuai standar teknis.

“Persoalan ini bukan hanya menyangkut estetika atau keindahan kota, melainkan masalah keselamatan nyawa. Risiko kecelakaan sangat besar jika kita membiarkan jalanan rusak akibat galian,” tegasnya.

Prioritas Keselamatan Pejalan Kaki

Bagi Farhan, indikator utama keberhasilan pembangunan infrastruktur adalah tingkat keamanan bagi kelompok pengguna jalan yang paling rentan. Ia menilai sebuah pembangunan baru bisa dianggap sukses apabila pejalan kaki dan pesepeda sudah merasa aman saat melintasi infrastruktur tersebut.

Saat ini, Pemkot Bandung tengah melakukan penataan jalan secara bertahap dan memperketat pengawasan harian melalui perangkat daerah terkait. Koordinasi lintas sektor juga semakin kuat guna memastikan setiap pekerjaan utilitas berjalan mengikuti aturan main yang berlaku.

Perbaikan Jalan Prioritas

Selain menertibkan proyek utilitas, Pemkot Bandung juga sedang memacu perbaikan jalan di sejumlah titik dengan tingkat kerusakan tinggi dan mobilitas yang padat. Farhan mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan untuk memegang tanggung jawab penuh, mulai dari tahap pelaksanaan hingga pemeliharaan jangka panjang.

“Kami tidak hanya mengejar kecepatan pengerjaan, tetapi kami mengutamakan kualitas yang tahan lama dan menjamin keamanan warga,” pungkas Farhan.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru