spot_imgspot_img
Senin 27 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Disdagin Kota Bandung Gelar Operasi Minyak Goreng di Tiga Pasar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan RI, Disperindag Provinsi Jawa Barat dan Perumda Pasar Juara gelar operasi pasar minyak goreng curah di tiga pasar di kota Bandung yakni Pasar Sederhana, Kosambi, dan Pasar Kiaracondong dengan kuota 23.000 liter.

“Operasi pasar dilakukan untuk menekan harga minyak goreng curah dipasaran. Kita didistribusikan menjadi 8.000 liter di Pasar Sederhana, 8.000 liter di Pasar Kosambi, serta 7.000 liter di Pasar Kiaracondong,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah.

Menurutnya, operasi pasar minyak goreng curah ini diprioritaskan bagi pedagang di tiga titik pasar tempat operasi. Satu pedagang kebagian jatah 30 liter minyak goreng curah yang dibanderol Rp 10.500.

BACA JUGA: bank bjb Siap Menuju ‘Elite Bank’ dengan Super Apps’

“Diperuntukkan bagi pedagang dan pedagang boleh menjual kembali minyak goreng kepada masyarakat dengan harga Rp11.500 sesuai Peraturan Menteri Perdagangan No. 6 Tahun 2022,” katanya.

Elly mengungkapkan, jika ada kelebihan kuota, maka pedagang di pasar lain diperbolehkan membeli minyak goreng di tiga titik Operasi Pasar tersebut.

Selain itu, kata dia, untuk ke depannya operasi pasar untuk minyak goreng curah bisa digelar satu kali dalam sepekan. Ini berkat koordinasi Pemkot Bandung dengan pihak Kementerian Perdagangan.

“Operasi pasar ini bisa diselenggarakan satu kali dalam seminggu. Tinggal kita bicarakan lagi untuk titik pasar berikutnya,” ujar Elly.

Meski begitu, pihaknya pun meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengalami panic buying saat harga minyak goreng mengalami peningkatan.

Pasalnya, Pemkot Bandung akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat lewat Kementerian Perdagangan untuk menjaga pasokan minyak goreng ke Kota Bandung agar tetap stabil.

BACA JUGA: 16 Warga Kota Bandung Meninggal Karena Covid-19

“Mari kita membeli dengan bijak (minyak goreng). Sesuai kebutuhan saja dan tidak perlu panic buying. Pemkot akan memastikan pasokan minyak goreng ke Kota Bandung tetap stabil,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

spot_img

Berita Terbaru