CIAMIS, FOKUSJabar.id: Ribuan paket jajanan gratis dibagikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUKMP) bersama TP PKK Kabupaten Ciamis kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-378 Kabupaten Ciamis.
Setiap paket berisi 5 macam jajanan yang dibeli dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar di wilayah Ciamis.
Menurut Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat, pembagian jajanan gratis ini merupakan rutinitas dalam menyambut hari jadi Ciamis.
“Karena di situasi pandemi Covid-19, penyaluran paket dilakukan langsung kepada masyarakat dan panti asuhan yatim piatu,” ujar Kania, Senin (15/6/2020).
BACA JUGA: PSBB Berakhir, Terminal Ciamis Menggeliat
Kania menuturkan, pembagian jajanan gratis tersebut diharapkan bisa meringankan beban sekaligus penyemangat bagi warga Ciamis.
“Menghadapi era adaptasi kebiasaan baru, masyarakat Ciamis diminta tetap menaati protokol kesehatan dan menerapkan physical distancing dalam setiap aktifitasnya. Termasuk menerapkan pola hidup sehat, rutin mencuci tangan dan pakai masker,” tegasnya.
Salah seorang pedagang, Maman mengaku, senang dan terbantu dengan program pembagian paket jajanan gratis ini. Melalui program ini, barang dagangannya cepat habis karena dibeli untuk mengisi paket.
“Semoga pandemi Covid-19 segera usai sehingga usaha bisa berjalan kembali seperti awal,” harap Maman.
Begitu pula dengan Dedi, salah seorang tukang ojek penerima paket jajanan. Dirinya sangat senang dengan pemberian paket jajanan yang diberikan.
“Alhamdulillah saya sangat senang sekali mendapat jajanan gratis. Lumayan untuk keluarga dirumah,” aku Dedi.
Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan KUKM Ciamis, David Firdha mengatakan, pembagian jajanan gratis bekerjasama dengan 142 PKL di 12 titik di Ciamis. Pambagian paket biasanya dilakukan di halaman Pendopo Ciamis dan DPRD. Namun ditengah kondisi pademi Covid-19, paket didistribusikan langsung bekerjasama dengan TP PKK Ciamis.
“Kita tetap ingin memberdayakan PKL. Karena itu, kegiatan tetap dilaksanakan dengan teknik pendistribusian berbeda,” pungkas David..
(Husen Maharaja/ars)



