BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat mendesak seluruh pemerintah kota dan kabupaten untuk memperkuat komitmen dalam menyukseskan perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat tahun 2026.
Salah satu langkah konkretnya adalah dengan tetap mengirimkan delegasi atlet terbaik mereka pada ajang multievent olahraga empat tahunan terbesar di Tanah Pasundan tersebut.
Baca Juga: 35 Nomor Pertandingan Porprov XV Jabar 2026 Terancam Batal akibat Minim Dana Hibah
Kepala Dispora Jabar, Herry Antasari, mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini melanda semua daerah tidak boleh menjadi batu sandungan bagi kesuksesan Porprov XV Jabar.
Pesta olahraga ini sendiri terjadwal akan berlangsung pada 7-20 November 2026 mendatang.
Menurut Herry, minimnya anggaran daerah tidak selayaknya memadamkan api semangat para atlet yang ingin mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah asal maupun Jawa Barat.
“Jabar memiliki rekam jejak prestasi yang membanggakan di level nasional sebagai pemegang hattrick juara umum PON. Untuk itu, semangat berprestasi jangan kendor dengan alasan efisiensi anggaran sebagai bukti dari kualitas pembinaan olahraga amatir di Jabar,” ujar Herry usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pelaksanaan Porprov XV Jabar di Aula KONI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Jumat (17/7/2026).
Herry tidak menampik bahwa tantangan kali ini jauh lebih berat daripada pelaksanaan Porprov edisi sebelumnya.
Kolaborasi Untuk Mencari Jalan Keluar
Namun, ia menegaskan bahwa berbagai dinamika tersebut harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh pemangku kepentingan olahraga di Jawa Barat untuk berkolaborasi mencari jalan keluar.
“Jawa Barat selama ini selalu menjadi role model pembinaan olahraga prestasi bagi provinsi lain. Serta komitmen KONI Jabar untuk terus berada di garis terdepan harus terus kita jaga. Sumber daya manusia olahraga di Jabar ini merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia,” tutur Herry.
Ia menekankan Porprov XV Jabar memegang peranan sangat strategis dalam menyaring atlet-atlet potensial menuju Babak Kualifikasi (BK) PON XXII yang akan bergulir pada tahun 2027.
Oleh sebab itu, kualitas penyelenggaraan Porprov kali ini akan sangat menentukan peta kekuatan kontingen Jabar pada PON XXII tahun 2028 mendatang.
“Dari Porprov XV Jabar ini proses seleksi untuk menuju PON XXII dimulai dan babak kualifikasi itu menjadi pintu pertama. Jika proses pembinaan dan penyaringannya berjalan optimal, saya punya keyakinan Jabar akan memiliki pondasi kuat untuk kembali bersaing di tingkat nasional. Karena itu, mari kita bersama-sama mencari solusi agar para atlet terbaik tetap dapat membela dan mengharumkan nama Jabar,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalankan tahapan persiapan menuju Porprov XV Jabar secara sistematis sejak awal tahun 2026.
Ajang Olahraha Profesional, Modern dan Akuntabel
KONI Jabar merancang setiap proses secara matang demi menghadirkan ajang olahraga yang profesional, modern, dan akuntabel.
“Kemudian pada 30 Maret 2026, kita melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) IT untuk proses approval atlet dan sistem pendataan atlet yang diterapkan pada Porprov XV Jabar ini menjadi salah satu role model bagi KONI di Indonesia dalam pengelolaan data atlet secara terintegrasi,” kata Budiana.
Budiana memaparkan bahwa agenda krusial berikutnya adalah pertemuan Chef de Mission (CdM) Meeting II. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Kota Bogor pada 28 Juli 2026.
Setelah itu, panitia akan menggelar Bimtek IT III yang berfokus pada sistem pengelolaan pertandingan serta manajemen jalannya acara.
“Di September 2026, kita akan menggelar Delegation Registration Meeting (DRM). Tujuannya sebagai tahapan akhir sebelum Porprov XV Jabar dimulai pada 7 November,” imbuh Budiana.
Ia menegaskan bahwa indikator kesuksesan Porprov XV Jabar tidak hanya bersandar pada lancarnya pertandingan di lapangan.
Kualitas tata kelola administrasi, keandalan sistem teknologi informasi dan akurasi data atlet sangat penting. Serta kekompakan seluruh elemen pendukung juga memegang peranan yang sangat penting.
“Untuk itu, membutuhkan kolaborasi yang solid antara KONI Jabar, pemerintah, KONI kabupaten/kota dan seluruh cabang olahraga. Hingga kolaborasi dari stakeholder lainnya untuk memastikan kesuksesan Porprov XV Jabar. Sehingga menjadi pondasi penting dalam menjaga reputasi Jabar sebagai barometer olahraga nasional,” pungkas Budiana.
(Ageng)



