spot_imgspot_img
Selasa 12 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Krisis Air, Kades Neglasari Garut Bangun Sumur Bor

GARUT, FOKUSJabar.id: Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut membangun enam titik sumur bor di wilayah yang masuk kategori rawan air bersih.

Menurut Kepala Desa (Kades) Neglasari, Aceng Alimin, krisis air akhirnya di buatlah sumur bor dengan menggunakan mesin hidrolik dan mesin biasa.

“Dari enam titik, 2 titik menggunakan mesin hidrolik dan sisanya menggunakan mesin biasa,” kata Aceng, Senin (11/11/2019).

Baca Juga: New Normal, Pedagang Oleh-oleh Garut Berharap Bisa Bangkit

Sumur bor tersebut lanjut Aceng berlokasi di Kampung Rancapanjang  (Dusun 1) sebanyak 4 titik,  Kampung Cicurug (Dusun 2) dan Kampung Rancaciung di Dusun 3.

“Pembangunan itu untuk mewujudkan Rancapanjang, Rancaciung dan Cicurug Sehat,” ungkap Aceng.

Kades menyebut, tiap titik sumur bor di alokasikan dari Dana Desa (DD) tahap III senilai Rp32,5 juta. Fasilitasnya, listrik, pengeboran, toren 2 buah dan tiang penyangga.

“Satu titik sumur bor diprediksi bisa menyuplai air 30- 50 rumah. Pengelolaannya oleh warga sekitar,” terang Aceng.

Terkait bendungan sungai Ciwangi kata Aceng, jika ditata dengan baik bisa mengairi area pesawahan di lima desa.

Karenanya, dia akan berkoordinasi dengan empat desa untuk melakukan penataan sekaligus membangun bendungan Ciwangi.

“Saya akan koordinasi dengan empat desa sekitar untuk menata bendungan Ciwangi,” tutup Aceng.

(Andian/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru