BANDUNG, FOKUSJabar.id: Dalam rangka mengisi bulan Ramadan 1440 H, EF English Centers for Kids and Teens berbagi kebahagiaan di Panti Asuhan dan Panti Jompo.
Kegiatan di isi dengan berbuka puasa bersama anak yatim piatu dan membagikan takjil di sekitar lokasi sekolah EF di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, dan Surabaya serta kegiatan bakti sosial di sejumlah panti jompo.
Marketing Director EF English First for Kids and Teens, Erditya Arfah mengatakan, pihaknya ingin menumbuhkan semangat siswa-siswi EF untuk berbagi dengan sesama di bulan yang penuh berkah melalui berbagai kegiatan yang di gelar.
Kegiatan di lakukan dengan melibatkan para pengajar dan siswa-siswa EF yang berada di bangku SMA (atau sederajat).
BACA JUGA:
Pelatih Bhayangkara FC Ambil Hikmah Dikalahkan Persib Bandung
” Kami mengajak mereka untuk mengumpulkan pakaian layak pakai, buku, dan lain-lain untuk kemudian di sumbangkan ke panti asuhan dan panti jompo. Harapannya, semangat berbagi pada siswa-siswi kami terus berlanjut tidak hanya di bulan Ramadan saja,” ujar Erditya kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).
Selain itu, siswa-siswi EF pun berbagai pengalaman belajar bahasa Inggris yang menyenangkan kepada anak-anak yatim piatu di panti asuhan. Dengan demikian, anak-anak yatim piatu pun bisa merasakan keseruan belajar bahasa Inggris di EF.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu bagian dari Life Club. Yakni para siswa-siswa EF dapat menunjukkan kemampuan bahasa Inggrisnya dan mempraktikannya secara langsung.
Siswa-siswi EF yang mengikuti kegiatan Life Club tersebut pun merupakan siswa-siswi dari program bahasa Inggris untuk remaja usia 15-18 tahun yang di sebut dengan Frontrunner.
” Program ini di rancang mengikuti kebutuhan para remaja untuk sukses melewati ujian sekolah, ujian tes masuk ke universitas di luar negeri, dan untuk melatih kemampuan komunikasi dalam kegiatan di lingkungan sosialnya,” tambahnya.
Selain program Frontrunner, EF pun memiliki berbagai program yang di kembangkan secara inovatif dan di sesuaikan dengan tahapan usia serta perkembangan anak untuk memenuhi kebutuhan belajar bahasa Inggris anak dan remaja.
Mulai dari usia 3-6 tahun dengan fokus memperkenalkan pembelajaran dan menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris sebagai langkah awal memasuki lingkungan sosial.
BACA JUGA:
Hardiknas 2026, Sekolah Sungai Cimanuk Garut Prihatin 19 Ribu Anak Putus Sekolah
Lalu program belajar usia 7-9 tahun yang akan membawa siswa-siswi mengenal dunia lebih luas. Kemudian program untuk usia 10-14 tahun yang di khususkan untuk membangun rasa percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris. Baik di dalam maupun di luar kelas.
” Melalui program-program belajar di EF yang di sesuaikan dengan tahapan usia dan perkembangan anak, serta kegiatan yang ada dalam Life Club, kami percaya siswa-siswi EF akan memiliki lebih banyak pengalaman yang berharga seperti belajar saling menghargai, dapat lebih bersyukur dan mensyukuri nikmat, juga hal-hal baik lainnya,” tegasnya.
(ageng/bam’s)



