CIMAHI, FOKUSJabar.id : Revitalisasi pasar Tradisional Cimindi, Kota Cimahi bakal tertunda selama satu tahun. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mewacanakan perbaikan baru akan dilakukan tahun 2020.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Cimahi, Adet Chandra Purnama mengatakan, berdasarkan arahan dari Wali Kota Cimahi, pihaknya menginginkan bahwa proses revitalisasi Pasar Cimindi dilaksanakan sekaligus.
” Pak Wali ingin pembangunannya tuntas sekaligus,” kata Adet melalui sambungan telpon, Selasa (25/12/2018).
Untuk itu, revitalisasi atap pasar yang terletak di Jalan Mahar Martanegara itu pun resmi dihentikan. Proses revitalisasi atap dan beberapa bagian lainnya sudah dilakukan sejak tahun kemarin meski kerap tersendat.
” Ini berhenti sampai segini, tertunda dulu. Bukan berarti gak selesai,” ucap Adet.
Adet melanjutkan, untuk proses revitalisasi total Pasar Cimindi, tahun ini baru akan selesai tahapan Detail Engineering Design (DED).
” DED pasar tahun sekarang tuntas 2018. 2020 mudah-mudahan pasar ini kita bangun kembali,” tuturnya.
Dikatakannya, butuh anggaran yang cukup besar, yakni mencapai Rp30 milyar untuk merevitalisasi Pasar Cimindi. Selain mengandalkan kas Pemkot Cimahi, pihaknya akan mencoba untuk mengajukan bantuan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
” Kita sedang berjuang nyari anggaran. Mungkin dari maan bantuan provinsi atau pusat,” tuturnya.
Berdasarkan perencanaan, ungkap Adet, Pasar Cimindi akan dijadikan dua lantai. Dimana satu lantainya minimal bisa menampung 170 pedagang. Jika proses fisik dimulai, para pedagang terlebih dulu akan direlokasi semua.
(Achmad Nugraha/Bam’s)



