spot_imgspot_img
Jumat 3 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

 Upaya Pemprov Jabar Bangun Bandara Kertajati Diganjar Penghargaan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Upaya dan inisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka diganjar penghargaan khusus oleh Pemerintah Pusat.

Penghargaan khusus tersebut diberikan oleh Kementerian Bappenas dan Agraria Tata Ruang (ATR) dalam acara Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019 di Hotel Sahid Jakarta, Senin (30/4/2018) kemarin.

Disaksikan Presiden RI Joko Widodo penyerahan dilakukan oleh Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa yang hadir mewakili Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.
Mewakili Gubernur Jabar, Iwa mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen dalam percepatan pembangunan BIJB.

“Bandara Kertajati ada komitmen yang kuat dari Pemprov Jabar dan stakeholder lainnya, sehingga pada Juni 2018 bisa digunakan. Cita-citanya calon haji berangkat dari Kertajati. Kalau bisa dilakukan, ini menjadi reputasi internasional. Sekitar 38 ribuan calon haji Jawa Barat akan berangkat dan mendarat di Kertajati,” kata dia.

Percepatan pembangunan ini, dilakukan dengan cara mendorong BIJB segera menyelesaikan pekerjaannya membangun bandara. Termasuk pembagian saham BIJB dengan Angkasa Pura II.

Lebih lanjut Iwa mengatakan bahwa penghargaan yang diterima ini istimewa, karena hasil penilaian khusus dari pemerintah pusat kepada Pemprov Jabar terkait pembangunan infrastruktur, yang mana proyek BIJB dipilih sebagai contoh keberhasilan daerah.

“Alhamdulillah, ini penghargaan khusus satu-satunya bagi Jabar. Satu-satunya, dari 34 provinsi hanya Jabar yang meraih penghargaan ini,” kata Iwa.

Pemerintah memuji kerja keras Pemprov Jabar yang tak hanya melahirkan inisiatif, namun juga memberikan porsi besar APBD dan kontribusi guna membangun bandara yang akan diresmikan pada Juni 2018 mendatang ini.

“Bukan hanya insiatifnya tapi komposisi Jabar pada proyek ini mencapai 60 persen,” jelas dia.

Selain itu, Pemprov pun dinilai berhasil menerapkan konsep Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam BIJB dengan melibatkan pihak lain dalam kepemilikan saham. Tak hanya komposisi saham provinsi yang mayoritas di BUMD PT BIJB juga ada PT Angkasa Pura II, Danareksa hingga pertama kalinya PNS memiliki saham lewat Koperasi  Konsumen Praja Sejahtera.

“Pembangunannya juga relatif lancar dan hasil pembangunannya dinilai lebih baik dibanding bandara yang lain. Ini yang membuat Pak Presiden melalui Kementerian Bappenas memberikan penghargaan khusus satu-satunya bagi Jabar,” katanya.

Iwa mengatakan, pihaknya mewakili Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengaku bersyukur dan bahagia atas penghargaan ini. Terwujudnya Bandara Kertajati juga tidak terlepas daru dukungan DPRD Jabar, Pemkab Majalengka dan masyarakat Majalengka serta komponen yang lain.

“Atas dukungan semua pihak, bandara ini bisa terwujud dengan baik. Alhamdulillah di luar dugaan ini mendapat apresiasi dari Bapak Presiden melalui Kementerka Bappenas. Jabar mendapat penghargaan satu-satunya provinsi dari 34 provinsi di Indonesia,” pungkasnya.
(LIN)

spot_img

Berita Terbaru