BANDUNG, FOKUSJabar.id : Didalam Rapat Pansus 1 untuk membahas Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Tahun Anggaran 2017 beberapa waktu lalu, DPRD Provinsi Jabar mengevaluasi peranan Sekretaris Daerah (Sekda) Iwa Karniwa yang kurang berperan dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Menjawab evaluasi yang diutarakan DPRD Jabar tersebut, Iwa menegaskan, perjalanan TAPD Provinsi Jabar tidak ada masalah. Lantaran, katanya, proses pembahasan yang dilakukan TAPD sesuai dengan peraturan.
“Saya kira tidak ada maaalah ya, karena proses pembahasan dilakukan sudah sesuai, normatif. Sehingga penyerapan anggaran tahun ini juga signifikan, 97 persen,” ujar Iwa di Gedung Sate, kemarin.
Iwa yang juga sebagai Ketua TAPD Pemerintah Provinsi Jabar mengatakan, jika memang TAPD masih ada yang kurang baik akan diperbaiki di anggaran perubahan tahun 2018.
Selama ini, kata dia, TAPD Provinsi Jabar masih berjalan dengan baik karena dia selalu membagi-bagi tugas supaya bisa lebih fokus dalam bekerja.
“Saya bisa fokus untuk mengawal pembangunan-pembangunan yang punya dampak ekonomi yang signifikan kepada masyarakat yaitu infrastruktur,” ujar Iwa.
Saat ini, katanya, dengan pengawalan yang ketat infrastruktur Tol Pasir Koja sudah selesai. Selanjutnya, dirinya sedang mendorong penyelesaian Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) dan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi).
“Dengan pembagian tugas, sehingga semua hal bisa terlayani, TAPD cukup berjalan dengan baik dan hal-hal tertentu yang lainnya juga bisa terlayani,” ujarnya.
(Ibenk/Bam’s)



