MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi atlet Gantole asal Kabupaten Majalengka, Sumitra Sutarya.
Di tengah upayanya membawa nama daerah, ia harus menghadapi kenyataan kontrak kerjanya di sebuah perusahaan pengolahan ikan beku di Majalengka tidak di perpanjang.
BACA JUGA:
NPCI Majalengka Dorong Jaminan Masa Depan Atlet Disabilitas Berprestasi
Sumitra bukan atlet tanpa prestasi. Pada Porprov XIV Jawa Barat 2022, ia berhasil meraih medali emas pada nomor beregu.
Prestasi lainnya di torehkan saat mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada 2023 dengan meraih medali perak.
Kini, atlet berusia 32 tahun tersebut kembali bersiap memperkuat Majalengka pada Porprov XV Jawa Barat yang di jadwalkan berlangsung 8-17 November 2026.
Namun, di tengah persiapan itu, Sumitra harus menghadapi persoalan pekerjaan.
Ia sebelumnya bekerja dengan status karyawan kontrak sejak 11 April 2025.
Masa kontraknya berakhir pada 26 Oktober 2026 dan ia mendapat pemberitahuan dari bagian HRD bahwa pekerjaannya tidak di lanjutkan.
Sumitra mengaku sebelumnya telah mengajukan permohonan dispensasi untuk mengikuti kejuaraan. Permohonan serupa juga pernah di sampaikan saat mengikuti Kejurnas di Kalimantan Selatan pada 2025.
Meski demikian, belum dapat di pastikan apakah tidak di perpanjangnya kontrak kerja tersebut berkaitan dengan pengajuan dispensasi.
Sumitra sendiri mengaku menyayangkan kondisi yang di alaminya saat ini.
“Enggak sih, cuman menyayangkan aja, gitu kan. Pikiran saya, pendapat saya itu, kayak si perusahaan ini kan ada di Majalengka, masa sih si Majalengka mau ada kebutuhan sama seseorang enggak bisa dikasih dispen atau gimana” ujarnya kepada FOKUSJabar, Rabu (4/11/2026).
BACA JUGA:
NPCI Majalengka Utamakan Regenerasi Atlet Menuju Peparda Jabar 2026
Bagi Sumitra, pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ia diketahui telah berkeluarga dan memiliki seorang anak.
Meski menghadapi persoalan pekerjaan, Sumitra tetap berharap dapat menjalani pertandingan dengan baik dan memberikan hasil terbaik bagi Majalengka.
“Ya, harapannya lebih baik lah di mana aja juga, gitu. Mudah-mudahan selamat, sukses, di acara Porprov sekarang,” ucapnya.
Pelatih Gantole Majalengka, Fani Maria Viarawangi, mengaku turut menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, sejumlah tahapan persiapan telah dilalui Sumitra untuk mewakili Kabupaten Majalengka.
“Kaget juga sih. Soalnya kan beberapa tahapan sudah dilaluinya mewakilin tim. Karena bagaimanapun eh ada beberapa pilihan kita tuh membawa nama Majalengka, gitu,” kata Fani.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama unsur terkait telah berupaya mengomunikasikan kebutuhan dispensasi bagi atlet tersebut. Harapannya, Sumitra tetap mendapat kesempatan mengikuti kejuaraan.
“Kalau dari pihak Pemda dan KONI sendiri sudah melakukan proses itu untuk atlet, karena saya punya gambaran potensi untuk mendapat medali,” ujarnya.
Fani menilai, Sumitra memiliki peluang untuk kembali menyumbangkan prestasi bagi Majalengka.
Ia berharap persoalan yang dihadapi atlet tersebut tidak mengganggu persiapannya menghadapi Porprov.
“Tidak menutup kemungkinan, setelah kejuaraan ini, dia akan mendapatkan kerja lebih baik, sudah ikhlas saja semua,” tuturnya.
(Jilly Ortega)




