spot_imgspot_img
Selasa 6 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Pangandaran Bantah Anggaran Milangkala ke-14 Rp2 M

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Jawa Barat (Jabar), Citra Pitriyami meluruskan kabar yang beredar terkait anggaran Milangkala ke-14 yang di sebut mencapai Rp2 milyar.

Dia menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan tidak di ketahui sumber datanya dari mana.

‎BACA JUGA:

Proyek PJU Rp4,2 Miliar di Jalur Wisata Pangandaran Jadi Sorotan, Tiang Belum Rapat dengan Coran

‎”Ya, mungkin bisa untuk meluruskan ke masyarakat. Yang beredar ya. Saya juga enggak ngerti itu anggarannya, datanya dari mana sih?,” kata Bupati pangandaran.

‎Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini tengah defisit. Sehingga tidak mungkin menghabiskan anggaran besar hanya untuk kegiatan seremonial.

‎”Ya, kita kan sekarang kondisinya juga lagi defisit. Sekalipun ada uang enggak mungkin juga saya ngabis-ngabisin uang buat seremoni,” tegasnya.

‎Ia meminta masyarakat untuk mengecek langsung anggaran Milangkala ke Disparbud. Anggaran yang di gunakan di sebut tidak besar dan hanya untuk kegiatan rutin tahunan.

‎”Teman-teman bisa cek lah. Anggaran itu paling di Dinas Pariwisata. Saya rasa tidak ada yang berlebihan karena tidak menggunakan APBD yang besar. Kalau saya rasa kecil,” katanya.

‎Kegiatan Milangkala ke-14 di sebut masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Seperti karnaval, pagelaran Ronggeng Amen, perlombaan olahraga dan keagamaan, serta tabligh akbar sebagai ungkapan rasa syukur.

‎Ada tambahan kegiatan tahun ini berupa lomba masak pindang gunung dan kuda lumping yang dinilai sebagai bagian dari budaya lokal yang harus di promosikan sebagai daerah wisata.

‎”Dan tidak akan ada yang besar. Jadi saya rasa kalau sponsor boleh lah,” ujarnya.

‎Terkait hiburan, ia menyebut penampilan Letto tahun lalu di-support oleh bank bjb, sementara panggung di dukung Bank Indonesia dan Djarum.

BACA JUGA:

Jelang Milangkala ke-14, Ketua DPRD Pangandaran Soroti Fasilitas Wisata yang Terbengkalai

‎”Kalau saya lihat anggaran Rp2 miliar itu mungkin itu harapan anak-anak yang berkhayal ada yang ngasih. Samalah kita kalau sekarang lagi nulis proposal. Ya di tulisnya seberapa karena enggak ada lah,” katanya.

‎”Andaikan ada kita masih defisit teman-teman ya. Mending pakai bayar hutang tuh saya. Benar enggak? Di banding hura-hura,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru