PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bupati Pangandaran Jawa Barat (Jabar), Citra Pitriyami meluruskan kabar yang beredar terkait anggaran Milangkala ke-14 yang di sebut mencapai Rp2 milyar.
Dia menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan tidak di ketahui sumber datanya dari mana.
BACA JUGA:
Proyek PJU Rp4,2 Miliar di Jalur Wisata Pangandaran Jadi Sorotan, Tiang Belum Rapat dengan Coran
”Ya, mungkin bisa untuk meluruskan ke masyarakat. Yang beredar ya. Saya juga enggak ngerti itu anggarannya, datanya dari mana sih?,” kata Bupati pangandaran.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini tengah defisit. Sehingga tidak mungkin menghabiskan anggaran besar hanya untuk kegiatan seremonial.
”Ya, kita kan sekarang kondisinya juga lagi defisit. Sekalipun ada uang enggak mungkin juga saya ngabis-ngabisin uang buat seremoni,” tegasnya.
Ia meminta masyarakat untuk mengecek langsung anggaran Milangkala ke Disparbud. Anggaran yang di gunakan di sebut tidak besar dan hanya untuk kegiatan rutin tahunan.
”Teman-teman bisa cek lah. Anggaran itu paling di Dinas Pariwisata. Saya rasa tidak ada yang berlebihan karena tidak menggunakan APBD yang besar. Kalau saya rasa kecil,” katanya.
Kegiatan Milangkala ke-14 di sebut masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Seperti karnaval, pagelaran Ronggeng Amen, perlombaan olahraga dan keagamaan, serta tabligh akbar sebagai ungkapan rasa syukur.
Ada tambahan kegiatan tahun ini berupa lomba masak pindang gunung dan kuda lumping yang dinilai sebagai bagian dari budaya lokal yang harus di promosikan sebagai daerah wisata.
”Dan tidak akan ada yang besar. Jadi saya rasa kalau sponsor boleh lah,” ujarnya.
Terkait hiburan, ia menyebut penampilan Letto tahun lalu di-support oleh bank bjb, sementara panggung di dukung Bank Indonesia dan Djarum.
BACA JUGA:
Jelang Milangkala ke-14, Ketua DPRD Pangandaran Soroti Fasilitas Wisata yang Terbengkalai
”Kalau saya lihat anggaran Rp2 miliar itu mungkin itu harapan anak-anak yang berkhayal ada yang ngasih. Samalah kita kalau sekarang lagi nulis proposal. Ya di tulisnya seberapa karena enggak ada lah,” katanya.
”Andaikan ada kita masih defisit teman-teman ya. Mending pakai bayar hutang tuh saya. Benar enggak? Di banding hura-hura,” pungkasnya.
(Sajidin)



