spot_imgspot_img
Jumat 2 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pencurian Kabel Traffic Light Bandung Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Beraksi di Simpang Dago

BANDUNG,FOKUSJabr.id: Polrestabes Bandung berhasil membongkar kasus pencurian kabel traffic light yang memicu gangguan hingga padamnya sejumlah lampu lalu lintas di Kota Bandung selama beberapa bulan terakhir.

Petugas menciduk seorang pelaku saat kedapatan memotong kabel traffic light di kawasan Simpang Dago, Kota Bandung, sekitar pukul 20.30 WIB.

Baca Juga: 243 Kios Pasar Ciroyom Disegel, Pemkot Bandung Perintahkan Usut Dugaan Jual Beli Sewa Ilegal

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan buah sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, serta laporan aktif dari warga.

“Alhamdulillah kita kolaborasi dengan teman-teman Pemda dan dibantu oleh masyarakat yang proaktif untuk menuntaskan peristiwa ini,” kata Dedi saat konferensi pers di Polrestabes Bandung, Jumat (2/10/2026).

Incar Tembaga dengan Peralatan Sederhana

Dedi menjelaskan, pelaku mengincar kabel traffic light lantaran kandungan tembaga di dalamnya memiliki nilai jual lumayan tinggi. Pelaku menjalankan aksinya menggunakan perkakas sederhana.

“Ini kabel yang diincar karena di dalamnya ada tembaga. Pelaku juga menggunakan alat yang cukup sederhana, seperti obeng, tang, pisau cutter, dan kunci ring,” katanya.

Saat ini penyidik telah menahan pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus melakukan pengembangan guna membongkar Tempat Kejadian Perkara (TKP) lain yang saling terhubung.

“Dari pengungkapan pelaku tersebut beberapa TKP saat ini sudah terungkap, kemudian kita masih akan lakukan pengembangan,” ucapnya.

Dedi menekankan bahwa tindakan pencurian ini berisiko tinggi karena mengancam keselamatan dan kelancaran arus kendaraan di jalan raya.

“Bisa kita bayangkan kalau Kota Bandung yang semegah ini tanpa traffic light. Betapa carut-marutnya lalu lintas di kota ini kalau ini semua tidak segera kita hentikan,” jelasnya.

Apalagi, tingkat mobilitas kendaraan di Kota Bandung terbilang amat tinggi. Saban akhir pekan, sebanyak 70.000 hingga 80.000 unit mobil dari luar daerah memadati Kota Bandung.

“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat bahwa Bandung kondusif, Bandung aman sehingga perekonomian Bandung tetap bergulir, tetap terjaga,” ungkapnya.

Wali Kota Farhan Apresiasi Respons Cepat Kepolisian

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons cepat jajaran Polrestabes Bandung dalam menghentikan kejahatan yang merugikan fasilitas publik tersebut.

“Kami sangat menghargai, mengapresiasi apa kepolisian di Polrestabes Kota Bandung lakukan, karena ini bukan pekerjaan mudah sama sekali,” kata Farhan.

Farhan menjelaskan bahwa jajaran Pemkot Bandung mulai dari tingkat kelurahan hingga dinas teknis terus memperketat pengawasan di lapangan sebagai langkah deteksi dini.

“Apabila kami sudah melihat ada sesuatu, deteksi dini yang berbahaya maka kami akan langsung laporkan kepada kepolisian,” katanya.

Bagi Pemkot Bandung, penindakan hukum secara terukur menjadi kunci utama dalam menjamin kenyamanan seluruh warga dan wisatawan yang berkunjung.

“Rasa aman menjadi penting karena itu adalah tugas utama dari kita sebagai pemerintahan, representasi negara bagi warga negara, memberikan rasa aman, memberikan rasa nyaman,” ucapnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru