TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Polres Tasikmalaya meluncurkan program strategis Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) untuk merespons persoalan sosial masyarakat. Program ini menyasar sumber daya manusia produktif yang membutuhkan lapangan kerja.
Polres Tasikmalaya menggandeng perusahaan industri swasta dan pemerintah daerah melalui terobosan POLIRAN. Langkah ini membuka akses seluas-luasnya bagi warga untuk meraih pekerjaan dan penghasilan layak.
Baca Juga: APBN Sudah Terserap Rp7,13 Triliun, KPPN Tasikmalaya Ingatkan Anggaran Harus Berdampak
Polres Tasikmalaya mewujudkan gagasan tersebut lewat sosialisasi dan Pelatihan Kerja Pabrik Sepatu Zeinten di Mako Polsek Sodonghilir.
Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi memimpin langsung kegiatan sosialisasi bersama pejabat utama Polres dan Kapolsek Sodonghilir.
Unsur lintas sektor turut menghadiri acara ini, seperti Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya, Sekmat Sodonghilir, Babinsa, dan pemilik Pabrik Sepatu Zeinten H. Zaenudin.
AKBP Ade Papa Rihi menegaskan bahwa POLIRAN mencerminkan kepedulian nyata kepolisian terhadap problem sosial warga. Polri kini hadir memberikan solusi langsung atas masalah ekonomi masyarakat.
“Program POLIRAN ini hadir, sebagai jembatan antara masyarakat pencari kerja dengan dunia industri. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami di masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga dalam mendorong peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan warga,”ungkap AKBP Ade Papa Rihi Jumat (30/10/2026).
Pelatihan Kompetensi Sebelum Penyerapan Tenaga Kerja
AKBP Ade Papa Rihi menjelaskan bahwa sinergi bersama Pabrik Sepatu Zeinten memberikan akses informasi kerja yang transparan.
Polres Tasikmalaya menggelar pelatihan khusus agar para calon pekerja menguasai kompetensi spesifik industri alas kaki.
“Sebelum mereka diterima untuk bekerja di perusahaan tersebut, kami melakukan pelatihan kepada calon-calon tenaga kerja dari warga setempat, langkah ini disiapkan agar warga memiliki kompetensi spesifik yang siap diserap langsung oleh perusahaan industri alas kaki itu,”ujarnya.
Pemkab Tasikmalaya Apresiasi Langkah Proaktif Polri
Kepala DPMPTSPTK Kabupaten Tasikmalaya dr. H. Faisal Soeparianto menyambut positif langkah proaktif jajaran Polres Tasikmalaya.
Faisal menilai penanganan pengangguran membutuhkan gotong royong seluruh elemen, termasuk kepolisian dan dunia usaha.
“Kami tentu berterima kasih kepada jajaran Polres Tasikmalaya, yang telah membantu memfasilitasi calon tenaga kerja di Kabupaten Tasikmalaya, untuk bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja di dunia industri,”singkatnya.
(Seda)



