CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Ciamis merancang sejumlah program strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan kapasitas pemuda.
Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Ciamis masa khidmat 2025–2029 merayakan pengukuhan resmi ini di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Jumat (25/9/2026).
Baca Juga: Ciamis Raih Penghargaan TP2DD Jawa-Bali, DPRD Minta Digitalisasi Beri Manfaat Nyata untuk UMKM
Ketua PC GP Ansor Ciamis Muhamad Arsyad (Gus Arsyad) mengusung tema “Merawat Tradisi, Menggagas Masa Depan, Menggerakkan Perubahan”.
Gus Arsyad menegaskan bahwa kepengurusan baru ingin menghadirkan program yang memberi dampak nyata bagi kader dan warga sekitar.
“Ini langkah awal kami. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kegiatan sesuai arahan pimpinan pusat maupun PCNU dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” kata Gus Arsyad.
Kembangkan Kebun Kakao dan Gelar Job Fair di 27 Kecamatan
GP Ansor Ciamis memelopori pengembangan sektor pertanian lewat budidaya tanaman kakao. Saat ini, pengurus mengelola lahan satu hektare di wilayah Mekarmulya yang sudah berisikan tanaman kakao usia satu tahun.
Gus Arsyad ingin membangun rantai bisnis kakao secara utuh dari pembibitan hingga penjualan hasil panen.
“Kita ingin program ini bisa direplikasi di tempat lain. Bukan hanya menanam, tetapi kita juga menyiapkan bibit dan akses pasar,” ujarnya.
Selain program ekonomi pertanian, GP Ansor Ciamis menyiapkan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) pada 27 kecamatan. Pengurus memadukan agenda regenerasi ini dengan gelaran job fair bekerja sama dengan sejumlah perusahaan swasta.
“Kita sudah menghubungi beberapa perusahaan agar bisa ikut dalam kegiatan di kecamatan. Jadi Konferancab tidak hanya kegiatan organisasi, tetapi ada kegiatan sosial dan job fair,” kata Gus Arsyad.
Pengurus menargetkan seluruh rangkaian Konferancab ini rampung sebelum akhir tahun 2026.
Sediakan Beasiswa Kuliah dan Pelatihan IT Gratis dari Desa
Pada sektor pendidikan, GP Ansor Ciamis menggandeng INU Kabupaten Ciamis untuk membuka jalur beasiswa sarjana bagi para kader.
Sementara pada sektor keterampilan digital, GP Ansor sudah menjalankan Madrasah Teknologi Informasi di BLKK Multimedia Kecamatan Pamarican selama enam bulan.
Tim pengajar memberikan materi pelatihan IT secara gratis kepada para peserta kelas.
“Setelah pelatihan, kita arahkan ke dunia kerja IT. Bisa menjadi developer atau freelancer, sehingga meskipun bekerja dari desa tetap bisa mendapatkan penghasilan,” ujarnya.
Gus Arsyad berharap rangkaian program ini makin memperluas peran positif GP Ansor bagi seluruh warga.
(Mia)



