spot_imgspot_img
Senin 14 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KSAD Maruli Tinjau Jembatan Pongpet yang Anjlok di Pangandaran, Temukan Material Tidak Sesuai 

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ratusan warga menyambut kedatangan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di sepanjang jalan menuju Jembatan Pongpet, Desa Margacinta, Cijulang, Pangandaran, Jawa Barat. Maruli tiba di lokasi peninjauan tepat pukul 10.50 WIB, Senin (14/9/2026).

Tanpa ragu, Maruli langsung naik ke atas jembatan yang anjlok bersama seorang anggotanya. Ia mengamati dan memeriksa seluruh bagian struktur bangunan secara detail.

Baca Juga: Walhi Jabar Ungkap Dampak Tumpahan Batu Bara Nautica 22

Dugaan Material Berkarat dan Tak Sesuai Spesifikasi

Petugas di lapangan menyerahkan laporan khusus kepada Maruli mengenai kondisi material jembatan. Laporan tersebut mencatat adanya komponen terpasang yang sudah berkarat. Maruli menduga kuat material tersebut tidak memenuhi spesifikasi standar.

“Jadi, ini juga saya ingin lihat langsung supaya bisa betul-betul evaluasi kita tepat untuk ke depannya nanti, supaya menghindari ada kejadian-kejadian seperti ini (Anjlok),” kata Maruli di lokasi kepada sejumlah wartawan.

TNI Pertimbangkan Opsi Opsi Bongkar Total dari Nol

Maruli mengakui timnya menemukan sejumlah kendala teknis yang membutuhkan evaluasi mendalam. Proses penanganan jembatan hasil perbaikan memang memiliki tingkat kerumitan tinggi, terutama saat membongkar struktur lama.

“Memang ada teknis-teknis yang kita juga evaluasi supaya nanti ke depan memang yang agak rumit adalah jembatan-jembatan perbaikan,” ujarnya.

Pihak TNI AD kini tengah mematangkan langkah perbaikan terbaik untuk akses warga tersebut. Salah satu opsi terkuat mencakup pembongkaran total seluruh struktur lama untuk membangun jembatan baru dari awal.

“Mungkin nanti kita coba evaluasi apakah mending semua yang perbaikan ini mulai dari nol lagi atau bagaimana, nanti kami akan diskusikan,” kata Maruli.

Maruli menambahkan bahwa pembongkaran struktur lama akan memakan waktu pengerjaan lebih lama. Namun, langkah ini menjadi pertimbangan utama demi menjamin keamanan warga.

“Struktur-struktur lamanya ini memang rumit kalau dibongkar kembali, memerlukan waktu lama,” ucapnya.

Sebelumnya, Jembatan Pongpet di Dusun Margajaya ini mengalami musibah anjlok karena tali seling bagian kanan mendadak putus saat warga dan pejabat menggelar prosesi peresmian.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru