spot_imgspot_img
Jumat 28 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Susi Pudjiastuti Setuju Arahan Prabowo soal Kunjungan ke NTT

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menyatakan dukungannya terhadap pemikiran Presiden Prabowo Subianto terkait kunjungan pejabat ke lokasi bencana gempa bumi NTT.

‎Menurut Susi, kunjungan sebaiknya tidak di lakukan berdekatan dengan waktu kejadian bencana karena justru bisa merepotkan.

BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Soroti Tongkang Batu Bara di Pangandaran: Pengusaha Harus Ganti Rugi

‎”Jadi bukan presiden tidak peduli datang terlambat. Tapi tahu kalau datang awal akan merepotkan wilayah bencana, pejabatnya, orangnya, semuanya,” kata Susi saat di temui di kediamannya di Pangandaran, Kamis (27/8/2026) malam.

‎Susi Pudjiastuti bercerita berdasarkan pengalamannya saat membantu penyaluran logistik ke daerah bencana. Ia menyebut, kehadiran rombongan VIP membuat distribusi bantuan terhenti.

‎”Kenapa saya bicara begitu? Karena saya merasakan, kita kan kadang-kadang membantu logistik, pengangkutan. Kalau ada VIP, pergerakan logistik itu berhenti semua,” ujarnya.

‎Karena itu, Susi menilai pejabat yang tidak memiliki urusan langsung dengan penanganan bencana tidak perlu datang di awal-awal.

‎”Jadi memang sebaiknya ya pejabat yang tidak ada urusannya dengan bencana ya enggak usah datang awal-awal,” katanya.

‎Susi mengusulkan agar kementerian masing-masing membentuk crisis center untuk memonitor penanganan bencana. Petugas atau wartawan bisa di kirim untuk membuat dokumentasi dan di laporkan ke Jakarta.

‎”Kan bisa bikin crisis center di kementerian masing-masing. Kalau yang urus bencana kan sudah ada BNPB. Pemerintah bikin, di monitor, kirim wartawan atau petugas untuk bikin video supaya terlihat di Jakarta gitu kan,” ucapnya.

‎Ia mencontohkan saat bencana lalu, Wakil Menteri Komdigi langsung mengirimkan 20 unit Starlink untuk menjaga konektivitas di lokasi bencana.

‎BACA JUGA:

Susi Pudjiastuti Sambut Kedatangan Ketua DPD Demokrat Jabar di Pangandaran, Bahas Potensi Daerah Hingga Kolaborasi

‎”Kalau tidak ada konektivitas ya bisa kirim Starlink seperti kemarin Pak Wamenkomdigi langsung kirimkan 20 yang kita bawa ke sana,” katanya.

‎Susi juga menyoroti kebiasaan penyambutan pejabat di bandara saat terjadi bencana. Menurutnya hal itu tidak pantas.

‎”Enggak lucu juga kalau orang lagi habis kena bencana harus ke airport menyambut pejabat, bikin kalung-kalung selendang apa.  Jadi kayak artis nonton korban bencana,” tuturnya.

‎Ia pun menegaskan dukungannya agar pejabat datang setelah situasi sudah tertangani.

‎”Jadi, ya benar itu sangat benar. Saya sangat mendukung pemikiran Pak Presiden. Jadi, datang 2 minggu setelahnya, setelah semua settle, semua sudah terurus gitu loh,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru