TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kota santri agar tetap kondusif, tertib, aman dan damai di tengah dinamika serta berbagai isu nasional yang terus mengalir.
Ketua Umum BPC Hipmi Kota Tasikmalaya, Arif Hidayat Putra mengatakan, berbagai perkembangan dan dinamika nasional yang terus menjadi perhatian publik harus di sikapi secara bijak agar tidak menimbulkan keresahan yang akan berdampak terhadap stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.
BACA JUGA:
Dorong Inklusi Keuangan Kampus, Jurusan Ekonomi Pembangunan UNSIL Tasikmalaya Gelar Edukasi Pasar Modal
“Secara pribadi dan organisasi kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Tasikmalaya agar tetap kondusif, tertib, aman dan damai. Apa pun situasi dan dinamika yang berkembang di pusat, mari kita sikapi dengan kepala dingin dan tetap menjaga persatuan agar di daerah tetap kondusif,” ungkap Arif Hidayat Putra.
Ia menuturkan, dinamika nasional yang terus berkembang saat ini harus menjadi perhatian berbagai kalangan, termasuk dunia usaha.
Dinamika politik, ekonomi, sosial dan kebijakan pemerintah, daya beli masyarakat hingga perkembangan informasi di media sosial, tentu dapat memberikan pengaruh terhadap iklim dunia usaha di daerah.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi dengan informasi-informasi yang belum terverifikasi maupun narasi provokatif yang berpotensi memperkeruh situasi.
“Masyarakat tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi atau terpancing oleh informasi maupun ajakan provokatif di media sosial yang sumbernya tidak jelas. Perbedaan pandangan merupakan hal yang biasa, tetapi jangan sampai mengganggu persatuan dan ketertiban serta keamanan daerah,” paparnya.
Menurutnya, menjaga kondusivitas daerah akan berkaitan erat dengan keberlangsungan dan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Lingkungan yang aman dan nyaman akan memberikan kepastian dan kenyamanan bagi pelaku usaha, investor, UMKM, pekerja maupun masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari,” tegasnya.
BACA JUGA:
Viman Lepas Kafilah Kota Tasikmalaya ke Festival GEMAS dan GUNTARA Jabar
“Kalau situasi daerah kondusif, kegiatan ekonomi bisa lebih melejit, pelaku UMKM bisa berjualan, pengusaha bisa menjalankan usahanya, investasi bisa tumbuh dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” Dia menambahkan.
Dirinya juga mendorong para pengusaha muda tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis. Tetapi juga bisa mengambil peran dalam menjaga stabilitas sosial dan membangun komunikasi yang sehat di tengah masyarakat.
Ia menilai, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menghadapi derasnya arus informasi. Karena itu, anak muda harus mampu menjadi bagian dari solusi dengan menyebarkan informasi yang positif, melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi serta menghindari konten yang dapat memicu konflik dan perpecahan.
“Anak muda harus menjadi bagian dari solusi dari sebuah kondisi. Jangan sampai media sosial menjadi ruang untuk memperbesar perbedaan, tapi harus menjadi ruang untuk menyampaikan gagasan, membangun kolaborasi dan memperkuat persatuan,” pintanya.
Pihaknya menghormati perbedaan pandangan di tengah dinamika yang ada. Namun setiap perbedaan dapat di sampaikan melalui mekanisme yang demokratis, konstitusional dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
“Kita boleh beda pandangan dan penilaian, tetapi harus tetap satu sebagai masyarakat Kota Tasikmalaya. Mari kita jaga lingkungan, fasilitas publik, persatuan dan keamanan daerah,” tuturnya.
BACA JUGA:
Raih Predikat Kwarcab Tergiat Jabar, Pramuka Kota Tasikmalaya Rayakan HUT ke-65 Penuh Prestasi
Arif juga meminta, seluruh elemen masyarakat tidak memberikan ruang bagi aksi-aksi provokasi, penyebar hoaks maupun tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu aktivitas dunia usaha di Kota Tasikmalaya.
“Kota Tasikmalaya adalah rumah kita bersama. Di tengah dinamika nasional, mari kita tetap tenang, jaga persatuan, jaga ekonomi dan bersama-sama mewujudkan daerah yang aman, nyaman, produktif dan kondusif,” tutupnya.
(Seda)



