CIAMIS, FOKUSJabar.id: Konsistensi dalam menjalankan berbagai upaya pencegahan stunting membawa Desa Panjalu Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, mencatatkan prestasi di tingkat Jawa Barat (Jabar).
Panjalu berhasil menempati peringkat pertama Desa Berkinerja Baik Tahun 2026.
BACA JUGA:
Tanggap Kemarau Panjang, Polres Ciamis dan BPBD Salurkan Ribuan Liter Air Bersih
Capaian tersebut di raih dalam penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jabar.
Dalam penilaian akhir, Desa Panjalu memperoleh total skor 140,92, mengungguli dua desa lainnya yang masuk dalam penilaian tingkat provinsi.
Peringkat kedua di raih Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung dengan skor 129,79, Sedangkan peringkat ketiga di raih Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang dengan skor 122,03.
Desa Panjalu di tetapkan sebagai peringkat pertama pada 13 Agustus 2026 berdasarkan Berita Acara Penetapan Pemenang Nomor 13539/PMD.02/KPPM yang di terbitkan DPMD Provinsi Jawa Barat.
Hasil penetapan tersebut kemudian di sampaikan melalui surat DPMD Provinsi Jawa Barat tertanggal 14 Agustus 2026 yang di terbitkan di Bandung.
Kepala Desa Panjalu, Yuyus Surya Adinegara menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang di raih merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui DPMD.
“Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh elemen. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Ciamis,” ujarnya.
BACA JUGA:
Disbudpora Ciamis Dorong Buku Hikayat Cihonje 1828 Jadi Warisan Generasi
Menurut Yuyus, penghargaan tersebut bukanlah tujuan utama dari berbagai upaya yang di lakukan pemerintah desa bersama masyarakat.
Hal terpenting menjaga konsistensi pelayanan dan memastikan program pencegahan serta penurunan stunting terus berjalan.
“Prestasi ini bukan tujuan utama. Yang paling penting adalah bagaimana kami terus konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
“Penghargaan ini merupakan bonus dari seluruh usaha dan upaya kita bersama dalam mencegah dan menurunkan stunting,” ungkapnya.
Capaian Desa Panjalu di tingkat Jawa Barat menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta percepatan penurunan stunting.
Keberhasilan tersebut di harapkan juga dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan program kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
(Mia)



