spot_imgspot_img
Senin 20 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Harga Cabai Rawit Merah Masih Tinggi, Simak Daftar Harga Pangan Nasional Terbaru

JAKARTA,FOKUSJabar: Pergerakan harga bahan pangan nasional terus menyedot perhatian masyarakat luas, Minggu (19/7/2026). Sejumlah komoditas pokok menunjukkan tren harga yang relatif stabil, sedangkan kelompok cabai rawit merah tetap kokoh sebagai komoditas dengan nilai jual tertinggi di tingkat pedagang eceran.

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional kelolaan Bank Indonesia menunjukkan harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional bertengger di angka Rp57.250 per kilogram. Nominal tersebut menempatkan si pedas kecil ini sebagai produk hortikultura termahal jika bersanding dengan rumpun cabai lainnya.

Baca Juga: BMKG Prediksi Beberapa Daerah di Jawa Barat Masih Berpotensi Hujan hingga 23 Juli 2026 Meski Kemarau Melua

Selain kelompok cabai, pergerakan harga kebutuhan pokok lain seperti beras, bawang, gula, minyak goreng, hingga daging juga terus memanen pantauan. Informasi berkala ini menyajikan potret riil kondisi harga pangan pada berbagai pasar tradisional di seluruh penjuru Indonesia.

Melansir data resmi PIHPS Nasional, kelompok cabai masih mendominasi daftar bahan pangan dengan harga tinggi. Konsumen harus merogoh kocek sebesar Rp53.000 per kilogram untuk cabai rawit hijau, Rp47.450 per kilogram untuk cabai merah besar, serta Rp46.500 per kilogram untuk cabai merah keriting.

Sektor bumbu dapur lainnya juga menunjukkan angka yang bersaing ketat. Para pedagang melepas bawang merah di kisaran harga Rp43.800 per kilogram dan bawang putih menyusul tipis pada angka Rp43.750 per kilogram.

Sektor Pangan Utama Memiliki Variasi Harga

Sementara itu, sektor pangan utama seperti beras memiliki variasi harga tergantung pada mutunya. Beras kualitas bawah I berada di angka Rp14.750 per kilogram, beras kualitas medium I menyentuh Rp16.350 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I mencapai harga tertinggi pada level Rp17.650 per kilogram.

Untuk komoditas protein, daging sapi kualitas I masih memimpin harga tertinggi dengan nilai Rp150.600 per kilogram. Sementara itu, daging ayam ras segar bertengger pada angka Rp38.450 per kilogram. Kemudian telur ayam ras menunjukkan kestabilan harga pada posisi Rp20.550 per kilogram.

Pada sektor pemanis dan minyak, gula pasir premium kini menyentuh Rp20.300 per kilogram. Selanjutnya, minyak goreng curah berada pada angka Rp20.550 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp24.200 per liter.

Catatan historis PIHPS menunjukkan bahwa harga cabai rawit merah sebenarnya sudah melakoni penurunan jika membandingkannya dengan awal Juli 2026. Kala itu, pasar sempat memperdagangkan komoditas pedas ini di atas Rp64 ribu per kilogram sebelum perlahan merosot ke kisaran Rp61 ribu. Kini mendarat di level Rp57.250.

Walaupun grafiknya terus melandai, nominal tersebut nyatanya masih tergolong tinggi bagi daya beli sebagian besar konsumen eceran. Naik turunnya harga pangan nasional ini masih berpotensi terjadi mengikuti dinamika pasokan barang serta tingkat permintaan di berbagai daerah.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru