GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar) memperkuat kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penyelenggaraan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026 di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan Kecamatan Tarogong Kidul.
Orientasi ini di ikuti sebanyak 2.400 peserta sebagai bagian dari upaya Pemkab Garut membekali PPPK dengan pemahaman mengenai tugas, fungsi, hak, kewajiban serta etika dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
BACA JUGA:
Bupati Garut Dorong Pengendalian Transparansi Keuangan
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menjelaskan, meskipun orientasi di laksanakan secara daring, pemerintah daerah menerapkan sistem pengawasan yang ketat dengan memanfaatkan teknologi face recognition untuk memastikan kehadiran peserta.
“Tapi kita punya mekanisme yang ketat. Jadi kita menggunakan face recognition. Sehingga kehadiran peserta itu bisa terdeteksi,” katanya.
Syakur mengakui pelaksanaan orientasi bagi PPPK formasi tahun 2023 mengalami keterlambatan karena adanya berbagai keterbatasan.
Namun menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting agar seluruh PPPK memahami tugas pokok dan fungsi, hak dan kewajiban serta mampu beradaptasi dengan lingkungan birokrasi.
BACA JUGA:
Aksi Damai Relawan SPPG, Bupati Garut Dukung Program MBG
Rangkaian kegiatan di isi dengan penandatanganan fasilitas jaminan bersama PT Taspen (Persero) sebagai bentuk pemenuhan hak peserta setelah berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara.
Bupati Garut turut mengapresiasi Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) atas penyelenggaraan orientasi dengan jumlah peserta yang mencapai 2.400 orang.
Kepala BKD Garut, Kristanti Wahyuni menyampaikan, ASN memiliki peran strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, sekaligus perekat persatuan bangsa.
Oleh karena itu, orientasi menjadi tahapan penting dalam proses adaptasi bagi PPPK.
“Melalui kegiatan ini di harapkan seluruh peserta memiliki persepsi yang sama mengenai pentingnya orientasi sebagai bagian dari kemampuan kompetensi dan peningkatan kualitas sumbe daya aparatur,” ucapnya.
Sebanyak 2.400 peserta orientasi merupakan PPPK formasi tahun 2023 yang terdiri atas 1.289 PPPK tenaga pendidik dan 1.111 PPPK tenaga kesehatan.
BACA JUGA:
Dede Salahudin Ungkap Penyebab IPM Garut Ranking 2 Terbawah di Jabar
Melalui orientasi ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap seluruh PPPK memiliki kompetensi, profesionalisme dan integritas yang semakin baik. Sehingga mampu memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat.
(Bambang Fouristian)



