spot_imgspot_img
Minggu 21 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dandim 0612/Tasikmalaya Bicara Fakta Video Viral “Darurat Agraria” di Karangjaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: ​Jagat media sosial baru-baru ini di hebohkan oleh potongan video yang mengeklaim adanya situasi “Darurat Agraria” dan tindakan represif aparat TNI terhadap petani di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar).

Narasi yang beredar menyebutkan ratusan prajurit melakukan penggusuran paksa.

BACA JUGA:

BPS Gandeng Kepala Daerah se-Priangan Timur Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

​Menanggapi kegaduhan tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim memberikan klarifikasi resmi.

Menurut Dia, narasi yang telanjur viral itu sama sekali tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

​”Kami sampaikan bahwa potongan video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Saat itu tidak ada penggusuran ataupun pengrusakan terhadap tanaman yang di miliki oleh masyarakat,” tegas Imvan Ibrahim.

​Agar tidak terjadi misinformasi yang berlarut-larut, pihak Kodim 0612/Tasikmalaya membeberkan tiga poin krusial terkait aktivitas prajurit di lokasi tersebut:

​1. Status Lahan Sudah Clear and Clean

​Lahan yang menjadi objek dalam video tersebut bukan milik sengketa. Kawasan ini telah di tetapkan oleh Tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Tasikmalaya dan status hukumnya sudah clear and clean.

BACA JUGA:

Soal SK Dewas RSUD KHZ Musthafa, Ini Temuan DPRD Tasikmalaya

Rencananya, lahan ini akan di gunakan sebagai lokasi penempatan Batalyon TP di wilayah Tasikmalaya.

​2. Bukan Ratusan Personel, Hanya 18 Prajurit

​Jika narasi di media sosial menyebut ada “ratusan TNI” yang mengepung petani, kenyataannya berbanding terbalik. Pihak Kodim hanya mengerahkan 18 orang personel. Kehadiran mereka murni untuk melakukan kegiatan korve atau pembersihan lahan, bukan untuk melakukan tindakan represif.

​3. Tidak Ada Tanaman Warga yang Dirusak

​Dandim memastikan tidak ada kerugian materil yang di alami oleh warga setempat. Kegiatan prajurit di lapangan hanya membersihkan semak belukar untuk persiapan mendirikan tenda-tenda penempatan. Sehingga tidak ada satu pun tanaman produktif milik petani yang di gusur atau di rusak.

​Kondisi Terkini: Karangjaya Kondusif, TNI dan Warga Gelar Dialog

​Pasca-viralnya video tersebut, situasi di Desa Karangjaya di pastikan tetap aman, damai dan kondusif. Pihak TNI bersama jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) setempat langsung bergerak cepat menjalin komunikasi yang intensif dengan masyarakat.

BACA JUGA:

Keajaiban Medis RSUD KHZ Musthafa: Tim “Code Stroke” Selamatkan Nyawa dalam 4,5 Jam

​Koordinasi yang berjalan baik ini berhasil meredam kesalahpahaman yang sempat di picu oleh potongan video sepihak di media sosial.

​Melalui klarifikasi resmi ini, Kodim 0612/Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas kebenarannya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru