PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran menyatakan kesiapan penuh untuk menyukseskan Lomba Ketahanan Pangan yang digagas oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Agenda kompetisi pertanian ini bergulir khusus dalam rangka menyambut momentum Hari Bhayangkara ke-80, Selasa (9/6/2026).
Seluruh polres di bawah jajaran Polda Jabar wajib mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk mengikuti perlombaan ini. Langkah massal tersebut menjadi manifestasi nyata dari komitmen institusi Polri dalam menyokong program swasembada serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Baca Juga: Anggaran Belum Cair, SPPG Bagolo Kalipucang Pangandaran Tutup
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, menegaskan bahwa jajarannya siap mengawal program strategis nasional tersebut. Pihaknya berambisi besar untuk mewujudkan kemandirian pangan sekaligus mendongkrak produktivitas sektor agraris di wilayah hukum Kabupaten Pangandaran.
“Keberhasilan program ketahanan pangan ini menuntut sinergitas yang kokoh antara pemerintah daerah, institusi Polri, kelompok tani, serta seluruh elemen masyarakat luas. Kolaborasi erat ini nantinya mampu mengatrol produktivitas sektor pertanian sekaligus menaikkan derajat kesejahteraan masyarakat,” urai AKBP Ikrar Potawari.
Polres Pangandaran Maksimalkan Empat Kategori Lomba demi Kemandirian Pangan
Polda Jabar membagi Lomba Ketahanan Pangan ini ke dalam empat kategori utama yang menuntut kreativitas tinggi dari masing-masing polres. Kategori tersebut meliputi Lomba Lahan dan Produksi Komoditas Jagung dan Lomba Serapan Jagung Bulog. Kemudian Lomba Manajemen Media Ketahanan Pangan, serta Lomba Inovasi Ketahanan Pangan.
Menurut Ikrar, lewat gelora semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pangandaran memegang komitmen penuh untuk memuluskan rupa-rupa program pemerintah. Korps baju cokelat ini mendesain gerakan penanaman yang berorientasi langsung pada pemenuhan gizi masyarakat serta penguatan lumbung pangan lokal.
Panitia perlombaan mengusung misi besar, yaitu menjadikan kemandirian pangan sebagai pilar utama kekuatan negara. Spirit ini diharapkan mampu memicu lahirnya berbagai terobosan inovasi baru serta menggerakkan pemberdayaan masyarakat, khususnya para petani di pedesaan.
Selain itu, agenda ini bertujuan melipatgandakan partisipasi aktif dari seluruh personel di jajaran Polda Jabar. Keterlibatan aktif ini menjadi bagian penting dari implementasi visi jangka panjang pemerintah pusat untuk membawa Indonesia menjelma sebagai negara yang mandiri, berdaulat, dan berdaya dalam urusan ketersediaan pangan nasional.
(Sajidin)



