TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Riuh yel-yel, tepuk tangan bergemuruh dan senyum sumringah ribuan karyawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) menggema di Aula Hall Center, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya.
Suasana hangat penuh kekeluargaan begitu terasa dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 PT PNM Cabang Tasikmalaya.
BACA JUGA:
Tim Voli Putri Kota Tasikmalaya Cetak Sejarah Lolos ke Porprov Jabar
Lebih dari sekadar perayaan seremonial, momen pertambahan usia ini menjadi panggung penegasan komitmen PNM dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Priangan Timur.
Menemani Perjuangan Ibu Prasejahtera
Mengusung tema besar “Bersama Setiap Langkah Menemani Setiap Perjuangan,” PNM Tasikmalaya ingin mengingatkan kembali khitah mereka sebagai lembaga yang tidak hanya berfokus pada angka finansial, melainkan pada dampak sosial.
Pemimpin PNM Cabang Tasikmalaya, Ara Koswara menegaskan, perjalanan 27 tahun merupakan bukti konsistensi dalam mendampingi masyarakat. Khususnya kaum perempuan pelaku usaha ultra mikro.
“27 tahun bukan waktu yang singkat. Kita di sini bukan hanya sekadar memberi modal usaha. Tapi hadir memberikan dampak sosial. Mendampingi ibu-ibu prasejahtera agar mereka bisa naik kelas,” kata Ara.
Dia berpesan agar seluruh insan PNM menanamkan tiga pilar utama dalam bekerja. Yaitu, ikhlas (meniatkan pekerjaan sebagai ibadah), cerdas (mampu membaca peluang dan memberikan solusi bagi nasabah) dan kerja keras (antang menyerah menghadapi dinamika di lapangan).
Ada yang istimewa dalam perayaan HUT ke-27. PNM Cabang Tasikmalaya secara resmi meluncurkan theme song terbaru mereka yang berjudul “Tasik Hade.”
BACA JUGA:
Cegah Krisis Air Bersih, PNM Tasikmalaya Hijaukan Purbaratu dengan Ratusan Pohon di HUT ke-27
Begitu nada pertama di putar di atas panggung, gemuruh riuh karyawan langsung pecah. Lagu yang sarat akan lirik motivasi ini mengisahkan tentang semangat perjuangan, kebersamaan dan rasa cinta yang mendalam terhadap tanah Tasikmalaya.
Menurut Ara, lagu ini bukan sekadar hiburan visual atau pemanis acara. Melainkan sebuah simbol identitas baru yang di harapkan mampu memperkuat sense of belonging (rasa memiliki) seluruh karyawan.
“Semoga ‘Tasik Hade’ bisa menjadi booster semangat bagi seluruh karyawan. Ketika lelah melanda di lapangan, ingat lagu ini. Ingat bahwa kita sedang berjuang untuk keluarga di rumah dan nasabah yang menggantungkan harapannya pada kita,” ungkap Ara.
27 Tahun Menjadi Jangkar Pembiayaan Ultra Mikro (Mekaar)
Selama hampir tiga dekade, PNM Cabang Tasikmalaya telah menjadi salah satu pilar penopang ekonomi mikro di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
Melalui Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), PNM menyalurkan pembiayaan tanpa agunan yang dikombinasikan dengan pendampingan usaha secara intensif serta literasi keuangan.
Menatap masa depan, Ara Koswara tidak menampik bahwa tantangan industri keuangan mikro ke depan akan jauh lebih kompleks. Namun Dia optimistis PNM Tasikmalaya mampu melewatinya.
(Abdul Latif)



