spot_imgspot_img
Kamis 7 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

KONI Jabar Dukung Banten dan Lampung Jadi Tuan Rumah PON XXIII 2032

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Provinsi Jawa Barat secara resmi memberikan dukungan penuh bagi Provinsi Banten dan Lampung untuk menjadi tuan rumah bersama pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 mendatang.

Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana, menyampaikan komitmen tersebut saat menerima kunjungan audiensi Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid, di Gedung KONI Jabar, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: KONI Jajaki Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk Porprov Jabar XV

Budiana menjelaskan bahwa ikatan sejarah dan kedekatan emosional yang kental antara Banten dan Jawa Barat menjadi alasan kuat pemberian dukungan tersebut. Baginya, Banten merupakan saudara kandung Jawa Barat, baik dari sisi historis maupun rekam jejak pemerintahan.

“Kami mendukung penuh Banten dan Lampung untuk menyelenggarakan PON XXIII. Langkah ini bertujuan mendorong prestasi olahraga di Banten secara khusus, serta menjaga keberlanjutan tradisi PON di Indonesia secara umum,” ujar Budiana.

Berbagi Pengalaman dan Undang ke Porprov Jabar

Selain memberikan dukungan administratif, Budiana juga menyatakan kesiapan Jabar untuk berbagi ilmu mengenai tata kelola ajang olahraga multievent. Pengalaman Jawa Barat saat sukses menyelenggarakan PON XVIII pada tahun 2016 menjadi modal berharga yang bisa Banten adopsi.

Sebagai langkah konkret, Budiana mengundang pengurus KONI Banten untuk meninjau langsung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XV yang akan berlangsung di Kota Bekasi, Kota Depok, dan Kota Bogor.

“Kami mengajak jajaran KONI Banten melihat langsung bagaimana Jabar mengelola pertandingan sekaligus menjalankan pola pembinaan atlet di lapangan,” tegasnya.

Persaingan Menuju Munas KONI Pusat

Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid, memaparkan bahwa pihaknya bersama Lampung tengah bersaing dengan kandidat kuat lainnya, yaitu pasangan Jawa Tengah-DI Yogyakarta serta Sulawesi Utara-Sulawesi Tengah.

Sesuai aturan pemerintah, pelaksanaan PON kini wajib berlangsung di dua provinsi secara kolaboratif. Banten dan Lampung mengklaim posisi sebagai calon kuat setelah mengungguli pasangan kandidat lainnya dalam beberapa tahapan seleksi.

“Kepastian penetapan tuan rumah akan berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) KONI Pusat pada 21 Mei 2026 mendatang,” jelas Agus.

Strategi Berbagi Tugas

Guna menggalang dukungan dari provinsi lain, Banten dan Lampung berbagi tugas wilayah. Lampung bergerak mencari dukungan di area Sumatera, Sulawesi, dan Maluku. Sementara itu, Banten bertanggung jawab merangkul dukungan di wilayah Jawa, Bali, hingga Papua.

Agus menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas kunjungan yang istimewa karena kedekatan hubungan yang sudah seperti kakak dan adik.

“Selain meminta surat dukungan resmi, kami juga berharap para atlet Banten bisa ‘masantren’ atau menimba ilmu pembinaan di Jawa Barat. Kami sangat bersyukur karena Jabar menyambut baik seluruh permohonan kami,” pungkas Agus.

(Ageng)

spot_img

Berita Terbaru