spot_imgspot_img
Selasa 28 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BPJS Banjar Tegaskan Tak Ada Pembatasan Layanan Lab Prolanis

BANJAR,FOKUSJabar.id: BPJS Kesehatan Cabang Banjar menjamin kemudahan akses layanan laboratorium bagi seluruh peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Pihak BPJS menegaskan bahwa mereka tidak pernah membatasi laboratorium mitra tertentu dalam melayani peserta.

Kepala BPJS Cabang Banjar, Agus Supratman, mengklarifikasi isu mengenai adanya dominasi atau hambatan koordinasi antar-laboratorium. Menurutnya, dokumen kerja sama (MoU) telah mengatur seluruh mekanisme kolaborasi secara transparan.

Baca Juga: Jalan Rusak 29 Persen, DPRD Banjar Soroti Dana Opsen PKB

“Kami sama sekali tidak memberlakukan pembatasan. Perjanjian kerja sama sudah memuat poin-poin tersebut secara jelas,” tegas Agus, Selasa (28/4/2026).

Hingga saat ini, BPJS Cabang Banjar menggandeng empat penyedia layanan laboratorium untuk mendukung Prolanis, yaitu Labkesda Kota Banjar, Lab Pertama Banjar, Lab Medistra Ciamis, dan Lab Prodia Ciamis. Para mitra ini bertugas melayani pemeriksaan rutin, seperti cek kimia darah yang berlangsung dua kali dalam setahun.

Agus menjelaskan bahwa kelancaran teknis di lapangan murni bergantung pada komunikasi antara laboratorium dengan Puskesmas. Laboratorium hanya perlu berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk menentukan jadwal kunjungan dan pengambilan sampel darah peserta.

Setiap peserta yang memiliki kartu JKN aktif dan terdaftar dalam program Prolanis berhak menerima layanan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku. Agus pun mengimbau agar semua mitra, termasuk Labkesda yang baru bergabung, mendalami isi perjanjian kerja sama demi menjaga kualitas pelayanan.

“Mitra tinggal menjalankan tugasnya. Kami tidak mengenal istilah bagi-bagi jatah. Selama administrasinya lengkap dan prosedurnya benar, silakan berkolaborasi demi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, BPJS Kesehatan Banjar mencatat kerja sama dengan 27 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di wilayah Kota Banjar, yang meliputi 10 Puskesmas serta 17 klinik dan dokter praktik. Jika menghitung total cakupan wilayah kerja (termasuk Ciamis dan Pangandaran), BPJS Banjar kini mengelola koordinasi dengan 145 fasilitas kesehatan tingkat pertama.

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru