spot_imgspot_img
Rabu 22 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sampah Menggunung di Jalan Makam Caringin Kota Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Keterbatasan kuota pembuangan ke tempat pembuangan akhir (TPA) menyebabkan 
sampah menggunung hingga empat meter di Jalan Makam Caringin Porib, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, sejak sebelum Lebaran.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Darto mengatakan, bahwa gangguan pengangkutan sampah di picu habisnya kuota pembuangan untuk wilayah Bandung Raya yang di berlakukan setiap dua minggu.

“Kuota untuk kota-kota di Bandung Raya itu berlaku per dua minggu, dan sudah habis pada Jumat kemarin. Akibatnya, pengangkutan sampah terganggu selama akhir pekan,”kata Darto, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga: BBM Dexlite Rp23.600, Ganggu Layanan Pengangkutan Sampah Kota Bandung?

Kondisi tersebut membuat proses pengangkutan sampah terhenti sejak Jumat hingga Minggu, sehingga sejumlah titik mengalami penumpukan, termasuk di jalan Makam Caringin Porib.

Meski demikian, Darto memastikan bahwa operasional pengangkutan telah kembali berjalan sejak Senin. Sampah yang sempat menumpuk kini tengah di angkut secara bertahap.

“Senin sudah mulai aktif kembali. Sisa-sisa sampah yang ada saat ini masih dalam proses penanganan,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan akan turun langsung meninjau titik-titik
penumpukan sampah termasuk di Jalan Makam Caringin.

Ia menilai, persoalan sampah di Kota Bandung tidak bisa lagi hanya bergantung pada sistem pengangkutan ke TPA, mengingat keterbatasan kuota yang semakin ketat.

Baca Juga: DPW PPP Jabar Gugat Balik Pengganggu Partai

“Saya akan meninjau semua titik, untuk memastikan semuanya harus bisa di olah. Pengelolaan sampah tidak bisa lagi hanya mengandalkan pengangkutan. Kita harus mulai fokus pada pengolahan dari sumbernya,”ungkapnya.

Farhan juga mengingatkan, Kota Bandung harus bersiap menghadapi perubahan besar dalam sistem pengelolaan sampah, termasuk mengurangi ketergantungan terhadap TPA.

“Dalam delapan bulan ke depan, tidak akan ada lagi sampah yang bisa di angkut ke TPA Sarimukti,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru