spot_img
Kamis 25 Juli 2024
spot_img
More

    Anggota YJI Kota Tasikmalaya Dituntut Bantu Masyarakat Cegah Penyakit Jantung

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pengurus Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kota Tasikmalaya periode 2024-2029 resmi dilantik.

    Pengurus YJI Kota Tasikmalaya dengan ketua terpilih Rahmat Kurnia resmi dilantik oleh Ketua YJI Provinsi Jawa Barat Komar Hanifi di Aula Kantor Bale Kota Tasikmalaya, jalan Letnan Harun Nomor 1 Bungursari Kota Tasikmalaya, Minggu (23/6/2024).

    Proses Pelantikan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkot Tasikmalaya, Riza Bulu, Ketua KORMI Imih Misbahul Munir, Ketua IDI dan IBI Kota Tasikmalaya.

    BACA JUGA: PLH Wali Kota Tasikmalaya Minta KIM Sebarkan Informasi Positif dan Mendidik

    Seperti diketahui, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) di Kota Tasikmalaya, baru terbentuk di tahun 2024 ini, dan pengurus sekarang merupakan angkatan pertama.

    Ketua YJI Provinsi Jawa Barat (Jabar) Komar Hanifi mengatakan, YJI Kota Tasikmalaya akhirnya terbentuk dan sudah dilantik kepengurusannya sehingga, keberadaannya dapat memberikan manfaatnya bagi masyarakat.

    “YJI Kota Tasikmalaya hari ini resmi terbentuk, dan seluruh pengurus harus bekerja keras untuk membantu masyarakat mencegah penyakit jantung agar, prevalensi penyakit jantung di Kota Tasikmalaya ini menurun,” kata Komar.

    Ia menjelaskan, pengurus ini berkewajiban meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang resiko dan penyebab penyakit jantung agar, mereka mampu menghindari dan mencegahnya.

    “Saya inginkan, YJI Cabang Kota Tasikmalaya terus gencar sosialisasi dan edukasi seluruh masyarakat mengenai penyakit jantung pasalnya, penyakit jantung terutama jantung koroner menimpa semua kalangan usia baik usia muda maupun orang tua,” ujarnya.

    Ia menuturkan, sejumlah faktor dominan yang mempengaruhi seseorang terkena penyakit jantung seperti gaya hidup, merokok, kurang berolahraga dan stres, hal-hal ini wajib dihindari.

    “Berdasarkan data, jumlah masyarakat di Jawa Barat yang menderita penyakit jantung mencapai 1,6 persen dari jumlah penduduk Jawa Barat yang mencapai 50 juta jiwa lebih,” kata dia.

    BACA JUGA: Ratusan Atlet dari 3 Provinsi Ikuti Kejuaraan Panahan Tradisional Piala Wali Kota Tasikmalaya

    Komar pun mengungkapkan, dari sekian banyak jenis penyakit jantung, jenis penyakit jantung koroner yang paling tinggi di derita oleh masyarakat khususnya di Jawa Barat.

    “Saya minta YJI Cabang Tasikmalaya juga, dapat memperbanyak Klub-klub jantung sehat (KJS), sebagai cara termuda untuk menghindari serangan penyakit jantung,” ujar dia. 

    (Seda/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img