spot_img
Kamis 25 Juli 2024
spot_img
More

    Harga Avtur untuk BIJB Dibuat Menarik untuk Upaya Penambahan Rute Penerbangan

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurunkan harga avtur. Hal tersebut sebagai upaya memaksimalkan ekosistem penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka. Kemudian juga bersama jajaran direksi merumuskan penambahan rute dan jadwal penerbangan.

    Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan sudah bertemu dengan PT Pertamina pertengahan pekan lalu. Hasilnya, terjalin kesepakatan mengenai harga avtur. Untuk operasional pesawat di Bandara Kertajati sama seperti di Bandara Soekarno-Hatta. Artinya, gap harga yang mencapai Rp 1.130 bisa direduksi.

    Langkah tindak lanjut dari kesepakatan tersebut dengan pembahasan kerjasama lebih detil, termasuk dari sisi teknis. Di antaranya, penyesuaian harga avtur itu harus beriringan dengan penambahan rute penerbangan.

    “Pada intinya Pertamina akan memberikan harga avtur yang sama dengan Bandara Soekarno-Hatta. Tinggal detil Kerjasama. Mereka meminta penurunan harga avtur berimbang dengan penambahan rute, tentu kami akan mengupayakannya,” kata Bey.

    Baca Juga : Tingkatkan Penerbangan Bandara BIJB, Pemprov Jabar Gandeng Trevel Haji dan Umroh

    Harga avtur yang kompetitif ini merupakan potensi bisa Pemprov Jabar maksimalkan untuk menjalin kerjasama dengan maskapai penerbangan.

    Sementara itu, Komisaris Utama BIJB, Dedi Taufik mengatakan sejauh ini rute penerbangan yang dilayani Bandara Kertajati adalah Denpasar, Kualanamu dan Balikpapan. Lalu, terdapat satu layanan rute internasional dengan tujuan Malaysia.

    Rute Bali menjadi rute dengan frekuensi penerbangan terbanyak, dalam sehari terdapat tiga kali penerbangan. Rute Kualanamu dan Balikpapan beroperasi sebanyak empat kali dalam seminggu. Sementara untuk penerbangan Internasional yakni rute Malaysia, beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu.

    “Rata-rata tingkat keterisian penumpang pun cukup tinggi, dengan angka di atas 75 persen. Saat ini, fokus kami adalah mengoptimalkan layanan dan menambah rute. Semua sedang berproses,” jelas Dedi yang juga menjabat sebagai Kepala Bapenda Jabar.

    Penyesuaian Harga Avtur dan Penambahan Rute Penerbangan BIJB

    Terkait rencana penambahan rute, untuk rute domestik Bandara Kertajati selanjutnya akan membuka rute penerbangan menuju Makassar dan Pontianak. Sementara untuk penerbangan internasional akan ada rute Singapura.

    Berdasarkan rencana, rute tersebut akan dilayani askapai yang beroperasi di Bandara Kertajati, terdapat 5 Maskapai yang terdiri dari Super Air Jet, Citilink, Malaysia Airlines, Air Asia Indonesia dan Air Asia Malaysia.

    Pihaknya pun bekerja sama dengan stakeholder terkait memberikan insentif berupa Program Diskon Hotel, Pariwisata dan Antarmoda dari dan ke Bandara Kertajati. Hal ini pun berlaku bagi warga di kawasan Jawa Tengah.

    Maksimalkan Penerbangan Haji dan Umroh Hingga Potensi Pekerja Migran

    Dedi Taufik mengatakan Bandara Kertajati melayani 13.200 Jemaah Haji asal Jawa Barat, yang berangkat sejak 11 Mei 2024 hingga tanggal 10 Juni 2024 dengan status On Time Performance (OTP)100 persen.

    Selaras dengan perkembangan penerbangan regular, penerbangan Jemaah umrah pun telah menggunakan jasa Bandara Kertajati dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines.

    “Potensi lain yang disasar adalah pekerja migran asal Jawa Barat sebanyak 34.000 di tahun 2024. tentunya akan menjadi peluang menarik untuk Bandara Kertajati jika seluruh pekerja migran tersebut terbang dari Bandara Kertajati. Oleh karenanya penerbangan dengan Rute Singapura menjadi kunci karena para pekerja migran tujuan penempatannya adalah Singapura, Malaysia, Taipei & Hongkong,” jelas Dedi.

    (Irfansyahriza)

    Berita Terbaru

    spot_img