spot_img
Minggu 14 Juli 2024
spot_img
More

    Rayakan Tahun Baru, Israel Usir Jemaah Palestina di Al-Aqsa

    YERUSALEM,FOKUSJabar.id: Ratusan pasukan Israel menyerbu jemaah Palestina di Bab As-Silsila, salah satu pintu masuk utama ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

    Dilansir dari Al Jazeera, Selasa (19/9/2023), mereka mengusir jemaah Muslim dari Al-Aqsa untuk membuka jalan bagi para pemukim Israel untuk merayakan Tahun Baru Yahudi atau Rosh Hashanah di kompeks tersebut. Tahun Baru tersebut dirayakan pada 15-17 September 2023.

    Pada akhir September nanti, mereka akan merayakan Hari Raya Sukkot dan pada 6 Oktober nanti, mereka juga akan merayakan Hari Raya Simhat Torah.

    Departemen Wakaf Islam yang dikelola Yordania mengatakan bahwa sekitar 303 pemukim Israel menyerbu masuk kompleks masjid dan dilindungi oleh kepolisian Israel.

    BACA JUGA: Keluarga di India Nekat Bunuh Diri Massal Gegara Tak Suka Sama Menantu

    Pasukan Israel meminta agar kompleks Al-Aqsa dikosongkan dari jemaah Palestina dan diisi dengan pemukim Israel.

    Warga Palestina yang berusia di bawah 50 tahun juga dilarang masuk.

    Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam tindakan Israel ini. Mereka menuding bahwa Israel menggunakan perayaan hari raya untuk tujuan pendudukan wilayah.

    Kelompok Hamas Palestina pun mengutuk aksi Israel tersebut. Mereka menyebut aksi itu adalah kelanjutkan dari penjajahan Israel.

    Sejak 2023, Israel telah meningkatkan penggerebekan dan serangan ke Tepi Barat. Mereka melakukan hal itu dengan tujuan untuk membongkar jaringan pejuang militan Palestina yang melakukan serangan terhadap Israel.

    Sepanjang tahun ini, 185 warga Palestina di Tepi Barat telah tewas karena ditembak oleh tentara Israel. Lebih dari 30 korban tewas merupakan pemuda berusia di bawah 18 tahun.

    Tel Aviv mengatakan bahwa sebagian besar korban yang tewas itu adalah militan. Namun para pemuda pelempar batu yang tewas memprotes serangan Israel sepanjang tahun ini, banyak di antaranya merupakan orang-orang yang sebenarnya tidak terlibat dalam konfrontasi.

    (agung)

    Berita Terbaru

    spot_img