spot_img
Rabu 19 Juni 2024
spot_img
More

    Kota Tasikmalaya Raih Penghargaan WTP ke-8 dari BPK RI

    TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kota Tasikmalaya kembali meraih penghargaan tertinggi penggunaan keuangan negara dengan meraih penghargaan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat (Jabar).

    Penghargaan WTP tersebut merupakan yang Ke-8 kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Tasikmalaya Tahun Anggaran 2023.

    BACA JUGA:

    IPRC: Tidak Ada Parpol Mendominasi di Kota Bandung

    Penyerahan penghargaan WTP dilakukan di Gedung BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Jalan Moch Toha, Astanaanyar Kota Bandung, Jumat (17/5/2024).

    Penghargaan prestisius itu diserahkan Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat Sudarminto E. Putra. Dan diterima Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah. 

    Pj Wali Kota Tasikmalaya mengucapkan rasa syukur dan bangga mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

    “Alhamdulilah, kita 8 kali berturut-turut. Ini membuktikan bahwa seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot telah menggunakan dan melaporkan penggunaan uang negara dengan benar dan sesuai aturan serta ketentuan peraturan yang berlaku,” ungkap Cheka. 

    Dia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua dan seluruh anggota DPRD Kota Tasikmalaya serta para perangkat daerah yang selama ini terus bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan dan kesehatan masyarakat.

    “Keberhasilan ini merupakan kerja sama dan sama-sama bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Khususnya dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran. Ini sesuai dan tepat sasaran,” ujarnya

    BACA JUGA:

    Relasi Historis Picu Perkembangan Islam di Eropa

    Cheka menuturkan, pencapaian WTP menjadi pendorong untuk menjalankan penggunaan keuangan negara secara efektif dan tepat sasaran. 

    “Meraih WTP ini memang berat. Tapi lebih berat lagi untuk mempertahankannya. Dan ini bukan tujuan dari pengelolaan dan penggunaan keuangan tapi harus memberikan manfaat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada sesuai dengan indikator kinerja utama,” harapnya.

    (Seda/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img