Kota Bandung Dideklrasikan Sebagai Kota Angklung

0
146
kota angklung
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari. (Foto: Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung akan mendeklarasikan Kota Bandung sebagai ‘Kota Angklung’ pada 21 Mei 2022 mendatang.

Kadisbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan, acara pendeklarasian tersebut akan dilakukan di Plaza Balai Kota Bandung dengan melibatkan seniman dan pegiat angklung di Kota Bandung.

“Tanggal 21 Mei Kota Bandung bakal deklarasikan diri jadi kota angklung. Tentu hal ini didasari berbagai kajian bahwa memang sudah sepantas,” kata Kenny di Jalan Naripan Kota Bandung Jabar Rabu (11/5/2022).

BACA JUGA: Antisipasi Penyebaran Hepatitis Akut, Dinkes Kota Bandung Siagakan Puskesmas

Menurutnya, acara tersebut akan melibatkan sekitar 300 orang, merangkul kalangan seniman angklung, komunitas, pegiat, termasuk pelajar di Kota Bandung.

“Persiapannya tidak mendadak. Kita sudah siapkan kajian kenapa di tanggal 21 (deklarasi), kenapa harus di Kota Bandung,” ucapnya.

Kenny mengungkapkan, ada beberapa indikator yang menjadikan Kota Bandung layak menjadi kota angklung. Antara lain ekosistem angklung di Kota Bandung sudah tersedia, meliputi seniman, komunitas, unsur pendidikan, literatur, serta aktivitas dan industri pariwisata angklung seperti Saung Udjo.

“Selain itu sejarah angklung di Kota Bandung juga di tahun 1930-an, Pak Daeng Soetigna mempelopori kehadiran angklung,” kata dia.

Karena diselenggarakan dalam situasi pandemi Covid-19, deklarasi Bandung Kota Angklung diselenggarakan secara hybrid. Beberapa pihak akan hadir secara langsung maupun daring.

“Inginnya sih seperti Asia Africa Festival ya, tapi kan ini masih dalam suasana pandemi. Tapi kita coba gelar secara kolosal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Jadi ramainya dapat, tapi prokes tetap terjaga,” ujarnya.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Sampaikan 10 Manfaat Silaturahmi

Kenny berharap, kegiatan ini tidak menjadi ajang simbolis semata. Ke depannya, Dia berharap aktivitas angklung di Kota Bandung dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Pasca deklarasi, mesti lebih jelas kedepannya mau dibawa kemana Bandung sebagai kota angklung ini. Mesti disiapkan juga kegiatan yang sustainable,” kata dia.

(Yusuf Mugni/Anthika Asmara)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini