Megawati Hadiri Pelantikan Presiden Korsel, Batik Merah! 

0
55
megawati
(web)

KOREA UTARA,FOKUSJabar.id: Megawati Soekarnoputri menghadiri pelantikan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk-yeol, Selasa, (10/5/2022).

Mega hadir untuk memenuhi undangan, ia tiba di plaza depan Gedung Parlemen Korsel di Seoul dengan mengenakan kebaya berwarna merah.

Presiden ke-5 Indonesia itu berada di Seoul didampingi Bendahara DPP PDIP Olly Dondokambey.

BACA JUGA: Diduga Hepatitis Akut Misterius, 5 Pasien Anak Meninggal

megawati
Presiden kelima Megawati Soekarnoputri (kiri) ketika berbicara dengan suami Wapres AS, Douglas Emhoff di pelantikan Presiden baru Korea Selatan pada 10 Mei 2022. (www.instagram.com/@puanmaharani)

Sejumlah tamu kehormatan dari beberapa negara turut menjadi saksi pelantikan Presiden Yoon.

Beberapa tamu asing yang hadir antara lain Wakil Presiden China, Wang Qishan, Presiden Singapura, Halimah Yacob, mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama hingga suami dari Wapres Amerika Serikat, Douglas Emhoff.

Sementara, ketika menyampaikan sambutan, Presiden Yoon turut mengucapkan salam kepada sejumlah tamu kehormatan yang hadir. Presiden Yoon menyapa Mega dengan sebutan ‘yang mulia.’

“Saya juga berterima kasih kepada Yang Mulia Ibu Diah Permata Megawati Soekarnoputri. Beliau yang datang dari luar negeri untuk merayakan kesempatan ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada tamu-tamu terhormat lainnya,” kata Yoon.

Presiden Yoon berjanji bakal menyelesaikan permasalahan dengan Korea Utara. Korsel, kata Yoon, akan menyelesaikan persoalan dengan Korut menggunakan cara yang damai.

Pada unggahan di media sosialnya, putri Mega, Puan Maharani menyebut kunjungannya ke Negeri Ginseng adalah kali pertama bagi Mega berkunjung ke luar negeri di masa pandemik. Selama ini, Mega memilih menghadiri acara secara virtual.

“Sejak pandemik, Ibu Mega tidak pernah bepergian. Apalagi ke luar negeri. Ini adalah perjalanan pertama ibu saya untuk memenuhi undangan Pemerintah Korsel menghadiri pelantikan Presiden Yook Suk-yeol bersama sejumlah tokoh lain. Salah satunya adalah Doug Emhoff, suami dari Wapres AS, Kamala Harris,” tulis Puan, Selasa (10/5/2022).

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua DPR itu juga menjelaskan mengapa ibunya diundang oleh Pemerintah Korsel.

Ia mengatakan, Mega memiliki kedekatan khusus dengan Negeri Ginseng.

“Selain pernah menerima beberapa gelar kehormatan, Ibu Mega juga pernah menjadi utusan khusus Korea Selatan dalam negosiasi perdamaian dengan Korea Utara,” kata Puan.

Hal itu tidak terlepas dari kehebatan diplomasi Bung Karno ketika masih hidup saat menjalin relasi dengan Korut. Bahkan, hingga kini kerap digelar Festival Bunga Korut Kimilsungia. Kimilsungia merupakan anggrek hibrida yang dihadiahkan oleh Sukarno bagi pemimpin Korut, Kim Il-Sung.

Selain menghadiri pelantikan Presiden Yoon Suk-yeol, Mega juga menerima gelar profesor kehormatan dari Seoul Institute of The Arts (SIA).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan SIA memberikan gelar profesor karena menilai Megawati berkontribusi besar dalam memperjuangkan perdamaian di Semenanjung Korea.

“SIA sebagai pemberi gelar, adalah institusi pendidikan ternama yang sudah berdiri lebih dari 60 tahun. Melahirkan puluhan artis ternama dan berkualitas dari Korea. Sebut saja Kim Seon Ho, Son Ye Jin, hingga Kim Ha-neul. Atau penyanyi Wooyoung dari Grup 2PM, dan Presenter Yoo Jae-Suk,” kata Hasto lewat keterangan tertulis, 9 Mei 2022 lalu.

Ia memastikan SIA sudah melakukan kajian-kajian terhadap kepemimpinan dan dedikasi Megawati sebelum memberikan gelar tersebut.

Menurutnya, pemberian gelar ini memiliki nilai penting lantaran saat ini tengah terjadi ketegangan setelah Korut belum lama ini meluncurkan rudal balistik.

“Sebab Ibu Mega yang konsisten dalam membangun dan mewujudkan perdamaian di Korea, diharapkan dengan kepemimpinan Ibu Mega yang diterima kedua belah pihak, dalam membantu proses dialog bagi masa depan peninsula itu,” katanya, seperti dilansir IDN.

(Agung)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini