spot_img
Rabu 24 Juli 2024
spot_img
More

    Antisipasi Omicron, Lapas IIA Kuningan Gelar Test Swab PCR

    KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Untuk mendeteksi penyebaran virus Covid-19 varian omicron, pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIA Kuningan menjalani test Swab PCR, Rabu (16/2/2022).

    Selain test swab PCR, Lapas IIA Kuningan pun mengadakan vaksinasi bagi 400 warga binaan. Kegiatan yang disaksikan secara daring oleh Kepala Kantor Wilayah dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Sudjonggo, ini ditujukan untuk membentuk herd imunity.

    Sudjonggo berharap, upaya yang telah dilakukan rutan dan lapas dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di lingkungan lapas. Pihaknya pun mengapresiasi sejumlah lapas dan rutan yang telah menggelar vaksinasi Covid-19.

    “Semoga dengan apa yang dilakukan semua rutan dan lapas bisa menekan potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan pemasyarakatan,” kata Sudjonggo.

    Kalapas II A Kuningan, Gumilar Budi Rahayu mengatakan, selain test swab PCR, 15 orang pegawainya telah melakukan vaksinasi tahap 1, 2 dan 3.

    “Dari 84 pegawai baru, terdapat 74 orang yang telah melaksanakan vaksinasi lengkap. Selebihnya yakni 10 orang belum memenuhi syarat vaksin dikarenakan sedang sakit,” kata Gumilar.

    Gumilar menambahkan, seluruh warga binaan telah melakukan vaksinasi tahap 1 dan tahap 2 sebanyak 400 Orang.

    BACA JUGA: PSGC Awali Laga Perdana 32 Besar Liga 3 Nasional dengan Manis

    fokusjabar.id Lapas IIA Kuningan tes swab
    Pelaksanaan tes swab PCR di Lapas IIA Kuningan guna antisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron. (FOTO: Neng Andhine)

    Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Barat, Taufiqqurahman meminta semua pihak untuk tetap waspada karena pandemi Covid-19 masih berlangsung.

    “Test swab harus kita lakukan untuk mengetahui apakah kita terkena virus tersebut atau tidak, semoga hasilnya negatif semuanya,” kata Taufiqqurahman.

    Pihaknya pun meminta semua pihak tidak perlu ketakutan dan gelisah saat terkonfirmasi virus covid- 19. “Yang jelas kita harus tetap jaga protokol kesehatannya dengan ketat, banyak istirahat dan olahraga,” dia menambahkan.

    Selain melakukan tes swab, Taufiqurrahman pun meminta untuk menyiapkan langkah-langkah antisipasi lainnya. Seperti bilik disinfektan di aktifkan kembali, wastafel untuk cuci tangan, melakukan penyemprotan disinfektan ke blok hunian dan perkantoran secara berkala.

    (Neng Andhine/Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img