spot_imgspot_img
Kamis 28 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Yonif TP 939 Macan Putih Gelar Kurban Perdana di Tasikmalaya

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ada pemandangan berbeda yang menyejukkan hati di Komplek Gebu Tasikmalaya pada Kamis (28/5/2026).

Di bawah langit hari kedua Iduladha 1447 Hijriyah, ratusan prajurit berbaju loreng tampak bahu-membahu bersama warga. Bukan sedang latihan tempur, melainkan sedang menggelar aksi kemanusiaan yang mencetak sejarah baru.

BACA JUGA:

Moka Kota Tasikmalaya Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Provinsi Jabar

Untuk pertama kalinya sejak resmi berdiri, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 939 Macan Putih sukses menyelenggarakan prosesi penyembelihan hewan kurban perdana.

Momen ini menjadi bukti otentik dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang tidak sekadar jargon, tapi nyata di lapangan.

Kolaborasi Epik Tiga Pilar: Umaro, Ulama dan Agniya

Pada momentum perdana yang penuh berkah ini, Yonif TP 939 Macan Putih menyembelih 3 ekor sapi dan 2 ekor Kambing.

Menariknya, hewan kurban ini tidak datang dari satu arah. Namun buah dari sinergi indah antara pimpinan daerah, pengusaha (agniya) dan tokoh agama (ulama).

Komandan Yonif TP 939 Macan Putih, Letkol Inf Deddy Setya Wijaya, merinci asal-usul ketiga ekor sapi yang melambangkan gotong royong tersebut.

“Satu ekor merupakan pemberian dari H. Cahya Gandara (Gandara Group), satu ekor dari Bupati Tasikmalaya H. Cecep Nurul Yakin dan satu ekor lagi dari Wadan Yonif TP 939 Macan Putih. Terima kasih atas bantuan dan kepercayaan besar ini,” ungkapnya.

Kehadiran tokoh penting seperti Owner Gandara Group, H. Cahya Gandara, serta Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH. Aminudin Bustomi, semakin mempertegas kuatnya hubungan emosional antarelemen masyarakat di Tasikmalaya.

Aksi Cekatan Prajurit “Macan Putih” yang Mengagumkan

Kekompakan luar biasa tersaji di area penyembelihan. Para prajurit Yonif TP 939 Macan Putih menunjukkan sisi lain mereka yang humanis namun tetap cekatan.

Mulai dari teknik menjinakkan hewan kurban yang tenang, proses menguliti yang rapi, penimbangan yang akurat demi menjaga keadilan hingga pengemasan daging ke dalam paket-paket siap edar. Semuanya di lakukan dengan standar gotong royong yang tinggi.

Kekompakan ini pun memanen pujian dari Ketua MUI Kota Tasikmalaya, KH. Aminudin Bustomi.

BACA JUGA:

Sapi Kurban Raksasa 1,2 Ton Bantuan Presiden Prabowo Mendarat di Masjid Agung Tasikmalaya

“Saya sangat mengapresiasi kekompakan antara umaro, agniya dan prajurit pada momen Iduladha ini. Ini adalah contoh nyata di mana ibadah kurban mampu meruntuhkan sekat dan menyatukan semua elemen bangsa,” puji Aminudin.

Target Menjadi Agenda Rutin demi Kesejahteraan Warga

Esensi Iduladha adalah tentang pengorbanan dan berbagi. Letkol Inf Deddy Setya Wijaya menegaskan bahwa langkah awal ini akan menjadi batu loncatan untuk aksi-aksi sosial yang lebih besar di masa depan.

Dia menargetkan kegiatan ini menjadi agenda tahunan batalyon.

“Semoga ke depan jumlah hewan kurban semakin meningkat. Sehingga cakupan masyarakat yang terbantu bisa jauh lebih luas,” harapnya optimis.

Distribusi Tepat Sasaran

Untuk memastikan keberkahan Iduladha mengalir ke orang yang tepat, seluruh paket daging kurban langsung di distribusikan hari itu juga kepada warga prasejahtera di sekitar lingkungan asrama.

Keluarga besar prajurit Yonif TP 939 Macan Putih yang membutuhkan dan msyarakat umum yang berhak menerima.

Melalui gebrakan perdana di Iduladha 1447 H ini, Yonif TP 939 Macan Putih tidak hanya menunjukkan “taringnya” dalam menjaga kedaulatan teritorial. Tetapi juga mengetuk hati masyarakat lewat kelembutan aksi sosial kemanusiaan di Bumi Tasikmalaya.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru