spot_img
Rabu 1 Desember 2021
spot_img
spot_img

Rektor Ikopin: Indonesia Butuh Inovasi Sistem Perekonomian

GARUT,FOKUSJabar.id: Rektor Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin), Burhanuddin Abdullah berkunjung sekaligus melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Jawa Barat (Jabar), Senin (4/10/2021).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Bupati Garut, Rudy Gunawan dan Rektor Ikopin dalam apel gabungan terbatas di Lapangan Setda, Kecamatan Tarogong Kidul.

Rektor Ikopin, Burhanuddin Abdullah mengatakan, Indonesia membutuhkan sebuah inovasi dalam sistem perekonomian agar masyarakat bisa lebih sejahtera.

BACA JUGA: Hari Terakhir Operasi Patuh Lodaya 2021, Satlantas Polres Ciamis Berbagi Masker

“Saya sampaikan bahwa kita harus membuat cerita baru tentang perekonomian Indonesia. Jika kita ingin merasakan sesuatu yang belum pernah dirasakan (kemakmuran bagi semua kesejahteraan yang adil), maka kita harus melakukan sesuatu yang belum pernah kita lakukan,” kata Dia.

ikopin fokusjabar,id
Penandatanganan MoU

Menurut Dia, saat ini Indonesia sedang mengalami dua disrupsi. Yakni, Disrupsi teknologi dan pandemi yang berpengaruh besar terhadap perekonomian.

“Kita mengalami krisis pada 2008, krisis global keuangan tetapi suasana tidak berubah karena belum cukup pada waktu itu dan kini kita mengalami dua disrupsi (teknologi dan pandemi). Di mana seluruh dunia merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Meskipun begitu, Burhanuddin mengklaim bahwa disrupsi teknologi membantu memperbaiki disrupsi pandemi.

“Ada satu hikmah yang besar, ternyata disrupsi teknologi membantu perbaikan dari disrupsi pandemi. Ini kesempatan yang sangat besar bagi kita untuk menyusun cerita baru,” ungkapnya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan menyambut baik kerja sama tersebut. Terlebih, Burhanuddin yang kita kenal sebagai mantan Menteri Koordinator Keuangan dan juga Gubernur Bank Indonesia (BI) yang telah memaparkan terkait perekonomian di Indonesia saat ini.

“Beliau sangat luar biasa menyampaikan kepada kita terkait perekonomian Indonesia. Intinya, di masa krisis kita tetap melaksanakan pelayanan yang baik terhadap masyarakat meskipun APBD kita semakin hari semakin tertekan karena pendapatan dan rencana pengeluaran sangat tidak berimbang,” kata Rudy Gunawan.

Rudy berharap, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa memperhatikan apa yang telah disampaikan Rektor Ikopin terkait pelayanan kepada masyarakat terutama di bidang perekonomian.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img