spot_img
Rabu 13 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Banyak Kejadian Laka Laut Sejak Dibuka Kembali Pantai Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ketua Balawista Pangandaran, Heri Haerudin mengatakan semenjak pariwisata dibuka dan ramai, pihaknya sering melakukan penyelamatan korban laka laut.

“Kejadian semenjak dibuka dan cukup ramai, kami sering kali melakukan penyelamatan korban yang tenggelam di pantai. Dan itu, untuk data – datanya telah kami terima, kami simpan dan diarsipkan,” kata Heri melalui WhatsApp, Senin (4/10/2021).

Sementara, lanjut Dia, untuk korban yang meninggal akibat laka laut sejak objek wisata dibuka itu tidak ada.

“Alhamdulillah semuanya bisa diselamatkan, yang tentu dengan kesigapan dari kemampuan petugas yang ada di lapangan,” kata dia.

BACA JUGA: Pelaku Pembunuhan Wanita Paruh Baya di Pangandaran Dijerat Pasal Penganiayaan

Menurutnya, kebanyakan terjadi laka laut karena banyak wisatawan yang berenang di lokasi arus bahaya.

“Padahal di lokasi tersebut sudah kami tandai dengan bendera merah dan banner dengan tulisan dilarang berenang. Karena, di lokasi tersebut merupakan lokasi arus yang berbahaya,” kata Heri.

Dia menjelaskan, kejadian terjadi karena pengunjung mungkin belum memahami dengan situasi kondisi alam mereka terseret arus ke tengah laut.

“Mereka terseret arus laut dan tidak bisa kembali lagi ke pantai. Yang akhirnya, kami selaku petugas pantai harus menyelamatkan korban sampai selamat,” ucapnya.

Sebelumnya juga, tambah ia, pihaknya juga selalu melakukan woro-woro edukasi keselamatan melalui central voice.

BACA JUGA: Hari Terakhir Operasi Patuh Lodaya 2021, Satlantas Polres Ciamis Berbagi Masker

“Namun, karena terlalu terlena dengan pesona pantai Pangandaran atau antusias melakukan aktivitas wisatanya seperti berenang akhirnya mereka menghiraukan lokasi arus bahaya,” kata Heri.

(Agus/Anthika Asmara)

Artikel Lainnya

spot_img