spot_img
Jumat 24 Mei 2024
spot_img
More

    Pemerintah Singapura Akhirnya Izinkan Perawat Muslim Kenakan Jilbab

    SINGAPURA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Singapura resmi izinkan perawat muslimah mengenakan jilbab saat bertugas di layanan kesehatan publik.

    Kementerian Kesehatan Singapura Lee Hsien Loong mengatakan, kebijakan yang direvisi akan berlaku untuk lebih dari 7.000 staf.

    “Mulai November, perawat muslim di sini akan diizinkan mengenakan jilbab dengan seragam mereka jika mereka mau,” kata dia, Minggu (30/8/2021) waktu setempat.

    “Mengenakan jilbab menjadi semakin penting bagi komunitas Muslim. Ini mencerminkan kecenderungan umum dari religiositas yang lebih kuat dalam Islam, di seluruh dunia, di Asia Tenggara dan di Singapura,” katanya.

    BACA JUGA: Sedih, 500 Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Corona di Bantul

    Selama beberapa dekade, jumlah perempuan Muslimah yang mengenakan jilbab di negara itu terus bertambah, baik di lingkungan sosial maupun tempat kerja.

    Karena itu, Loong mengizinkan perawat memakai jilbab menjadi pembicaraan utama di masyarakat.

    “Anak muda juga lebih menerima perbedaan ras dan agama sekarang,” ujar Lee, seperti dilansir Detik.

    Namun, lee mengatakan di beberapa tempat di mana seragam diperlukan, Pemerintah tidak mengizinkannya untuk dipakai. Itu berlaku untuk seragam di sekolah, Singapore Armed Forces (SAF) dan Home Team, dan di rumah sakit umum.

    BACA JUGA: PRT Indonesia Dianiaya Hingga Disuruh Minum Air Closet oleh Suami-Istri di Singapura

    “Umumnya umat Islam sudah memahami dan menerima sikap pemerintah terhadap tudung. Tapi mereka masih berharap bahwa seiring waktu, segalanya bisa berubah. Secara khusus, mengizinkan perawat mengenakan tudung telah menjadi isu utama bagi umat Islam di sini,” kata Lee.

    (Agung)

    Berita Terbaru

    spot_img